Kampanye Pangan B2SA di Inhil Sasar Pelajar SMA

24 Oktober 2026
Kampanyekan Pangan B2SA di Indragiri Hilir

Kampanyekan Pangan B2SA di Indragiri Hilir

RIAU1.COM - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Katerina Susanti Herman, mengajak para pelajar membiasakan konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sebagai upaya membangun generasi muda yang sehat, cerdas, produktif, dan berkualitas. Ajakan tersebut disampaikannya saat membuka Gerakan Kampanye B2SA Goes to School di SMA Negeri 1 Keritang, Jumat (23/10/2026).

Dalam sambutannya, Katerina menegaskan bahwa penerapan pola konsumsi pangan yang sehat dan bergizi merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.

“Kesehatan dan kualitas sumber daya manusia di masa depan sangat ditentukan oleh kebiasaan yang kita bangun sejak sekarang. Karena itu, mari kita mulai dari hal-hal sederhana, seperti memilih makanan yang sehat, mengonsumsi pangan yang beragam, memperbanyak makanan bergizi, serta mengurangi kebiasaan mengonsumsi makanan yang kurang sehat,” ujar Katerina.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar senantiasa menjaga kesehatan, rajin belajar, aktif bergerak, dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebiasaan tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu meraih cita-cita dan berkontribusi bagi daerah.

“Kalian adalah generasi penerus Kabupaten Indragiri Hilir. Kalian memiliki cita-cita yang besar dan masa depan yang panjang. Oleh karena itu, jagalah kesehatan, rajin belajar, aktif bergerak, dan biasakan pola hidup sehat sejak sekarang,” pesannya kepada para siswa.

Katerina turut menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap sinergi antara TP-PKK, pemerintah daerah, sekolah, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak terkait terus diperkuat dalam meningkatkan kualitas kesehatan serta pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang.

Ia menegaskan bahwa kampanye B2SA tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi perlu menjadi momentum untuk membangun kebiasaan konsumsi pangan yang lebih baik, terutama di kalangan anak-anak dan remaja.

“Mari kita jadikan kegiatan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk membangun generasi muda Indragiri Hilir yang sehat, cerdas, produktif, dan berkualitas,” tuturnya.

Usai melaksanakan kegiatan di SMA Negeri 1 Keritang, Katerina melanjutkan agenda dengan meninjau penerapan pojok baca di SMP Negeri 1 Keritang dalam kapasitasnya sebagai Bunda Literasi Kabupaten Indragiri Hilir.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah. Keberadaan pojok baca diharapkan dapat mendukung akses siswa terhadap bahan bacaan sekaligus menumbuhkan minat baca sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Pengembangan budaya literasi di sekolah memiliki peran penting dalam memperluas wawasan, menambah pengetahuan, serta mendorong siswa untuk lebih aktif mencari dan memahami informasi. Oleh karena itu, pemanfaatan fasilitas membaca perlu didukung melalui pembiasaan membaca dan keterlibatan seluruh warga sekolah.

Agenda berikutnya dilanjutkan dengan peninjauan bangunan TK Pembina Kecamatan Keritang yang memiliki 3 ruang kelas melalui bantuan Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini Tahun Anggaran 2026. Dalam kegiatan ini, Katerina menjalankan perannya sebagai Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap penyediaan sarana dan prasarana pendidikan anak usia dini yang layak dan mendukung kegiatan belajar mengajar. Fasilitas pendidikan yang memadai diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan aman, sekaligus mendukung proses tumbuh kembang anak.*