Jumat, 25 September 2020

INDRAGIRI-HULU

Diterpa Kabar Hoax, Rezita Meylani Yopi Sebut Begini

news24xx


Rezita Meylani Yopi SE Rezita Meylani Yopi SE

RIAU1.COM - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Indragiri Hulu, Rezita Meylani Yopi, SE diterpa isu tak sedap melalui media social atau WhatsApp Group (WAG), Rabu 16 September 2020.

Dalam isu miring tersebut, Rezita dituding kalau dirinya bersama personel Satpol PP dan Satgas Covid-19 akan razia keliling membawa mobil Gerakan Disiplin Siswa (GDS) dan bagi yang terjaring akan diangkut mobil untuk di karantina.

Kabar bohong atau hoax itu beredar di WAG warga Kabupaten Inhu dalam satu hari ini dan ditanggapi beragam oleh masyarakat.

Baca Juga: Safari Subuh Kapolres Inhu, Ajak Warga Perangi Narkoba dan Terapkan Protokol Kesehatan



www.jualbuy.com

Berikut ini pesan berantai kabar hoax tersebut, "Assalamualaikum wr wb.
Bp ibu mohon untuk memberitahukan kepada putra putrinya  mulai besok pagi dilarang berkeliaran diluar rumah atau berkerumun ditempat2 keramaian karena Ibu Bupati bersama satpol PP dan Satgas Covid 19 akan Razia keliling dg membawa mobil GDS/ Gerakan Disiplin Siswa. bagi yg terjaring akan diangkut di mobil untuk dikarantina, wali murid dan gurunya akan dipanggil juga, razia masker bagi yg tidak memakai masker disuruh menyemprot lingkungan radius 1000 meter. Mohon untuk di share di grup WA hari ini juga. Terima kasih. Wassalamu'alaikum wr.wb"

Menanggapi kabar hoax tersebut, Rezita Meylani Yopi saat dikonfirmas awak media, Rabu 16 September 2020 malam tadi malah mendoakan semoga pembuat kabar hoax tersebut senantiasa diberi kesehatan, dimurahkan rezeki, dan diampuni dosa-dosanya.

"Kita positif thinking saja. Kita doakan saja yang membuat dan menyebarkan hoax itu diberi kesehatan, dimurahkan rezeki, dan diampuni dosa-dosanya," kata Rezita.

Baca Juga: Pelaku Usaha Langgar Protokol Kesehatan, Ini Peringatan Kapolres Inhu

Rezita menambahkan, awalnya ada beberapa kerabat maupun masyarakat yang menghubunginya menanyakan terkait pesan berantai yangberdar tersebut.

"Ada beberapa kerabat dan masyarakat mengabari seraya menanyakan perihat kabar itu. Awalnya saya kaget. Kabar apaan ya. Namun, setelah saya baca dan saya sampaikan bahwa itu hoax alias tidak benar," tegas Rezita.

Dalam kesempatan ini, Rezita berpesan agar seluruh masyarakat Kabupaten Inhu selalu mematuhi imbauan pemerintah dan menjalankan prorokol kesehatan serta selalu memakai masker jika keluar rumah.

"Mari kita sama-sama patuhi protokol kesehatan dengan cara memakai masker saat keluar rumah, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta tetap menjaga jarak," ajak Rezita.





loading...
Loading...