Kondisi terkini jalan penghubung antara Desa Bandar Padang dan Desa Beligan yang tergenang air akibat meluapnya Sungai Cenaku
RIAU1.COM - Akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir ini, membuat debit air Sungai Cenaku meluap dan mengakibatkan pemukiman penduduk terendam air banjir.
Sungai Cenaku yang berada di Kecamatan Seberida, Kabupaten Inhu, Riau itu meluap hingga merendam dua desa dan satu kelurahan di wilayah Kecamatan Seberida.
Meluapnya air Sungai Cenaku hingga sampai ke badan Jalan Lintas Timur tepatnya diwilayah Kelurahan Pangkalan Kasai, dengan setinggi mata kaki orang dewasa.
Camat Seberida, Roma Doris kepada awak media, Kamis 12 November 2020 mengatakan, sebanyak 600 Kepala Keluarga (KK) harus mengungsi akibat debit air Sungai Cenaku sudah melampaui ambang batas normal (banjir) tebing sungai.
"Ada 7 titik posko pengungsian yang kita siapkan bagi masyarakat di 600 KK itu. Antara lain, 4 titik posko pengungsian berada di Kelurahan Pangkalan Kasai, 1 titik di Desa Beligan dan 2 titik di Desa Bandar Padang," terangnya.
Sedangkan jumlah rumah yang terendam banjir sedikitnya berjumlah 850 rumah yang berada di dua desa dan satu kelurahan, yakni 100 rumah di Desa Beligan, 350 rumah di Desa Bandar Padang dan 400 rumah di Kelurahan Pangkalan Kasai.
Roma Doris menambahkan, pihaknya bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhu, TNI/Polri masih terus berupaya mengevakuasi warga yang rumahnya terendam banjir. "Kita berupaya melakukan evakuasi terhadap warga, yang memang terdampak sangat rawan dari efek banjir itu," katanya.