Pramuka Kampar Salurkan Bantuan Kemanusiaan Lintas Sumatra

4 Januari 2026
Pramuka Kampar salurkan bantuan untuk korban bencana Sumatra

Pramuka Kampar salurkan bantuan untuk korban bencana Sumatra

RIAU1.COM - Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kampar menunjukkan aksi nyata kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke berbagai wilayah di Sumatra yang terdampak bencana. 

Aksi kemanusiaan ini terbagi dalam tiga gelombang keberangkatan yang menyasar wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.

Penyaluran bantuan ini merupakan hasil penggalangan dana dan logistik yang dilakukan oleh anggota Pramuka dan masyarakat Kabupaten Kampar selama kurang lebih tiga minggu, terhitung sejak 13 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026.

Tiga Gelombang Misi Kemanusiaan
Untuk memastikan bantuan sampai tepat sasaran, Kwarcab Kampar membagi tim menjadi tiga kelompok keberangkatan, Keberangkatan 1: Dipimpin langsung oleh Ketua Kwarcab Kampar, Kak Aliman Makmur, dengan fokus penyaluran bantuan untuk masyarakat terdampak di wilayah Sumatra Barat (Sumbar),Keberangkatan 2: Dipimpin oleh Waka Abdimasgana dan Lingkungan Hidup, Kak Jumidi, S.RM, dengan tujuan wilayah Aceh Tamiang serta Samalanga, Kabupaten Bireuen, Aceh,dan Keberangkatan 3: Dipimpin oleh Andalan Cabang, Kak Basuki, dengan tujuan penyaluran ke wilayah Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.

Ketua Pramuka Peduli Bencana Kwarcab Kampar, yang di wakili Waka Abdimasgana Kak Jumidi, mengaku bangga atas solidaritas yang ditunjukkan oleh seluruh elemen masyarakat Kampar.

"Saya merasa sangat bangga dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga Kampar serta adik-adik Pramuka yang begitu giat menggalang dana di lapangan. Semangat kalian adalah bukti nyata bahwa jiwa penolong Pramuka itu hidup," ujar Jumidi.

Sambutan hangat juga datang dari para penerima manfaat. Masyarakat di Aceh Tamiang dan Samalanga, Bireuen, menyampaikan rasa syukur mereka saat menerima bantuan dari tim Kwarcab Kampar.

"Terima kasih orang baik, semoga Allah SWT membalas kebaikan masyarakat Kampar yang peduli terhadap sesama manusia," ujar salah seorang perwakilan warga di Aceh.*