Upaya Pengembangan Ikan Baung Lokal Kampar

4 Februari 2026
Ilustrasi/Net

Ilustrasi/Net

RIAU1.COM - Menindaklanjuti perjanjian kerjasama tahun 2023 antara Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN dan PT. Perawang Sukses Perkasa Industri (PSPI) tentang pengembangan potensi perikanan darat lokal dan Riset Teknologi Reproduksi Perbantuan Ikan Baung (Hemibagrus nemurus), PT. PSPI melakukan kunjungan koordinasi ke Dinas Perikanan Kabupaten Kampar.

Rombongan PT. PSPI dipimpin Rexi Yunanto, Kepala Humas PT. PSPI, didampingi Bapak Sadarlis, Ketua P2MKP Alam Bendungan. 

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kampar, didampingi Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Perbenihan, serta Kepala Bidang Budidaya.

Dalam pertemuan tersebut, Rexi Yunanto menyampaikan bahwa kolaborasi antara APP–BRIN dan P2MKP masih terus berlanjut, khususnya dalam mendukung Program Fire Prevention yang diintegrasikan dengan kegiatan pelatihan serta bantuan usaha perikanan. 

Program ini diarahkan untuk mewujudkan sentra budidaya perikanan darat berbasis agro-silvofishery di Provinsi Riau, dengan ikan baung (Hemibagrus nemurus) sebagai ikon program perikanan DMPA.

Sehubungan dengan hal tersebut, PT. PSPI mengharapkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar terhadap pengembangan potensi perikanan darat lokal serta pelaksanaan riset teknologi reproduksi perbantuan ikan baung. 

Direncanakan, tahap pembenihan ikan baung akan dilaksanakan pada 11–13 Februari 2026 di Sei Paku, Kecamatan Kampar Kiri.

Sementara itu, Ketua P2MKP Alam Bendungan, Bapak Sadarlis, menyampaikan bahwa kerjasama ini diyakini akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi kelompok pembudidaya. Ia berharap budidaya ikan baung semakin dikenal luas, produktivitas meningkat, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kampar Zulfahmi, menyatakan dukungan penuh terhadap kerjasama yang dinilai sangat tepat dan strategis. 

Ia menegaskan bahwa P2MKP Alam Bendungan merupakan kelompok binaan Dinas Perikanan Kabupaten Kampar yang selama ini telah eksis dalam kegiatan pembenihan dan pembesaran ikan baung, didukung oleh sistem irigasi yang baik serta sarana kolam budidaya yang memadai. Ia juga berharap hasil ikan baung dari program CSR ini nantinya dapat dirilis dan dilaunching langsung oleh Kepala Daerah.*