Bus Pemkab Bintan yang Ditabrak
RIAU1.COM - Kecelakaan antara Mitsubishi Xpander Cross BP 1608 E dan bus Hino BP 7033 B milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan terjadi di Jembatan Kangboi, Jalan Lintas Barat, Tembeling, Kecamatan Teluk Bintan, Selasa (20/10) sekitar pukul 16.17 WIB. Mobil Xpander diduga masuk ke jalur berlawanan hingga menabrak bus yang datang dari arah depan.
Kasi Humas Polres Bintan, AKP HP Bako, mengatakan kecelakaan bermula ketika bus Hino berwarna silver metalik yang dikemudikan NE melaju dari arah Tanjunguban menuju Tanjungpinang.
Pada saat bersamaan, Mitsubishi Xpander Cross berwarna putih yang dikemudikan HRF melaju dari arah Tanjungpinang menuju Tanjunguban.
Saat tiba di jembatan kelima dari arah Tanjunguban, Xpander diduga masuk ke jalur yang dilalui bus. Benturan pun tidak terhindarkan.
“Xpander masuk ke jalur lawan. Penyebab pasti kenapa pengemudi Xpander masuk ke jalur lawan masih diselidiki lebih lanjut,” kata Bako, Rabu (21/10) yang dimuat Batampos.
Benturan pada bagian depan dan samping kedua kendaraan membuat bus terbalik dan melintang di badan jembatan. Sementara itu, mobil Xpander terpental ke bahu jembatan.
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Xpander, HRF, mengalami luka berat berupa patah tulang paha kanan dan pinggul kanan. Dua penumpang mobil berinisial T dan M mengalami luka ringan.
Dari pihak bus, pengemudi berinisial NE dilaporkan dalam kondisi sehat. Namun, dari 21 penumpang bus, satu orang berinisial RZR mengalami luka berat berupa patah tulang tangan kiri, 12 orang mengalami luka ringan, dan delapan lainnya tidak mengalami luka.
Seluruh korban dibawa ke RSUD Raja Ahmad Tabib dan RSAL Tanjungpinang untuk mendapatkan penanganan medis.
Polres Bintan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab kecelakaan.
Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan juga telah diamankan di Mapolres Bintan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Bako menyebut kerugian material akibat kecelakaan tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp 70 juta. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti Xpander masuk ke jalur berlawanan sebelum bertabrakan dengan bus Pemkab Bintan.*