BBP2TP Prediksi El Nino Akan Terlihat pada Agustus 2019

26 Februari 2019
Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Harris Syahbuddin. Foto: A

Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Harris Syahbuddin. Foto: A

RIAU1.COM -Isu di media sosial bahwa akan terjadi El Nino (kemarau panjang) seperti di tahun 2015 tidak terlalu dianggap oleh Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP). Kuatnya El Nino akan terlihat pada Agustus 2019.

"Pemerintah telah mempersiapkan segala kemungkinan apabila terjadi El Nino. Meskipun untuk tahun 2019 diperkirakan kondisinya masih lemah," kata Kepala BBP2PT Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Harris Syahbuddin dikutip dari Antara, Selasa (26/2/2019).

Untuk memprediksi ringan atau beratnya El Nino pada saat ini masih terlalu dini. Apalagi, beberapa kabupaten dan provinsi memiliki iklim yang berbeda.

"Seharusnya dibutuhkan lebih banyak stasiun pengamatan cuaca," ucap Harris.

Negara Prancis misalnya yang luasnya hampir setara dengan Pulau Bali memiliki 4.000 stasiun pengamat cuaca. Sedangkan di Indonesia masih kurang dari 5.000 stasiun.

"Hanya saja, kami telah menyiapkan prasarana untuk menghadapi El Nino melalui kerja sama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi untuk pembangunan prasarana pertanian seluas 2 juta hektar," papar Harris.

Prasarana pertanian seluas 2 juta hektar itu meliputi jaringan irigasi, embung, dan bendungan sesuai amanat presiden yang tertuang dalam Inpres Nonmor 1 Tahun 2018.