Asrama Terbakar, 10 Pemain Muda Flamengo Tewas Mengenaskan

9 Februari 2019
Ilustrasi area asrama pelatihan pemain muda Flamengo di Brasil.

Ilustrasi area asrama pelatihan pemain muda Flamengo di Brasil.

RIAU1.COM - Tragis. Sepuluh pemain muda Flamengo, Brasil tewas mengenaskan saat asrama pelatihan terbakar. 

Sepak bola Brasil pun berduka. Para pesepak bola dunia asal Brazil, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun, menyampaikan duka cita atas peristiwa kebakaran maut di asrama klub sepak bola Brazil Flamengo yang menewaskan 10 orang pemain muda.

Seperti dikutip Riau1.com dari Antaranews.com, Sabtu, 9 Februari 2019, Mulai dari pemain belasan tahun Real Madrid Vinicius Junior hingga legenda sepak bola Brazil Zico dan Pele menyatakan sedih dan prihatin atas 
kejadian pada hari Jumat di Rio de Janeiro itu.
 
"Sungguh kabar yang menyedihkan," kata Vinicius, yang memulai karirnya di Flamengo sebelum pindah ke Bernabeu Juli lalu, melalui akun Twitter.

"Saya teringat kembali saat-saat saya pernah menginap di sana, saya doakan untuk semua," katanya seperti dikutip kantor berita Xinhua, Sabtu.

Sementara itu mantan bintang timnas Brazil dan klub Flamengo Zico memposting ungkapan belasungkawa melalui Instagram dari Jepang, dimana ia bekerja sebagai direktur teknik klub Kashima Antlers.

"Saya bermohon kepada Tuhan untuk memberi ketabahan bagi para keluarga korban, anak-anak yang memiliki mimpi.

Legenda sepak bola Brazil Pele juga menyampaikan rasa dukanya dengan mengatakan: "hari saya diawali dengan kabar kebakaran di pusat pelatihan Flamengo -- tempat dimana para anak muda mengejar mimpi mereka. Ini hari yang sangat menyedihkan bagi sepak bola Brazil."
 
Selain menewaskan 10 orang, terdapat tiga orang yang mengalami luka bakar cukup serius dan saat ini masih dirawat di rumah sakit.

Juru bicara kantor pemadam kebakaran Douglas Henaut mengatakan bahwa penyebab kebakaran di asrama teresbut masih belum diketahui.

Menurut seorang pemain junior Flamengo, sekitar 30 orang sedang tidur di asrama itu ketika kebakaran terjadi.

R1/Hee