Rabu, 08 Juli 2020

PEKANBARU

Aktivitas Warga Diawasi Selama New Normal, Wali Kota Pekanbaru: Ditegur Petugas TNI dan Polri Kalau Tak Disiplin

news24xx


Wali Kota Pekanbaru Firdaus. Foto: Surya/Riau1. Wali Kota Pekanbaru Firdaus. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Aktivitas warga Pekanbaru di luar rumah akan diawasi petugas TNI dan Polri selama masa New Normal atau tatanan kehidupan baru di tengah pandemi virus corona. Jika tak disiplin menerapkan protokol kesehatan, maka warga Pekanbaru akan ditegur.

Wali Kota Pekanbaru Firdaus usai video conference dengan gubernur Riau di ruang rapat Mal Pelayanan Publik (MPP), Kamis (28/5/2020), mengatakan, New Normal bertujuan untuk membangun masyarakat yang produktif dan aman dari pandemi virus corona. Makanya, kedisplinan warga dibutuhkan agar aman dan selamat dari pandemi virus corona. Untuk itu, warga Pekanbaru harus selalu berpedoman pada protokol kesehatan.

"Kita tahu bahwa tingkat disiplin masyarakat tidak terlalu baik. Makanya pemerintah menugaskan TNI dan Polri untuk mengawal masyarakat agar disiplin. Agar masyarakat kita mencontoh kedisiplinan TNI dan Polri yang patuh terhadap aturan," sebutnya.

Baca Juga: 117 Warga Ikuti Rapid Test Massal di Kecamatan Senapelan, 2 Orang Reaktif Dirawat di RSD Madani Pekanbaru

www.jualbuy.com

Kunci New Normal ini adalah disiplin masyarakat dalam menerapkan tatanan kehidupan baru. Setiap kegiatan harus melaksanakan protokol kesehatan. 

TNI dan Polri ditugaskan memandu masyarakat karena masyarakat Pekanbaru belum disiplin seperti di Korea Selatan dan Jepang. Masyarakat di dua negara ini tak perlu diawasi karena hidup mereka memang disiplin.

Baca Juga: Bendahara Camat Bukit Raya Sembuh dari Corona, 2 Warga Jatim Keluar dari Rumah Sakit Swasta di Pekanbaru

"Disiplinlah seperti TNI dan Polri. Kalau tak disiplin, maka ditegur oleh petugas TNI dan Polri," ucap Firdaus.

Jadi, New Normal ini bukan berarti kondisi normal sebelum pandemi virus corona. Tapi, normal dalam kondisi pandemi virus corona. 

"Jadi aktivitas kita tidak lagi diperketat seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar yang bekerja, belajar, dan beribadah di rumah," jelas Firdaus.





loading...
Loading...