Cerita Menarik Terminal Lama Boom Baru, Saksi Sejarah Kota Pekanbaru

23 Agustus 2020
Ilustrasi Terminal Lama Boom Baru (foto: Istimewa/internet)

Ilustrasi Terminal Lama Boom Baru (foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Setiap warga yang berkunjung ke tepian Kampung Bandar Senapelan, Pekanbaru tentu pernah melihat seonggok bangunan berwarna biru lengkap dengan atap dari batu dan tempat duduknya.

Bangunan itu merupakan saksi sejarah kota Pekanbaru bernama Terminal Lama Boom Baru dikutip dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, Minggu, 23 Agustus 2020.

Terminal yang dulunya lengkap dengan ucapan selamat datang itu sengaja dibuat sebelum memasuki tahun 1955 ketika kawasan itu disulap menjadi pusat keramaian.

Salah satunya sebagai kawasan tunggu bagai pegawan PT. Caltex Pacific Indonesia yang kini berubah nama menjadi PT Chevron Pacific Indonesia.

Sesuai namanya, terminal ini berfungsi sebagai tempat menunggu penumpang oplet yang akan menyebrang ke Rumbai-Senapelan dan sebaliknya.

Itu karena dahulunya, jembatan yang ada dibuat mengambang digerakkan dengan mesin. Lahir sebelum adanya Jembatan Siak III yang kini kita kenal.

Lantaran mengalami kemacetan parah, jembatan apung yang disebut Phontoon itu diganti dengan jembatan permanen terletak di sisi Barat hingga saat ini.