Pemko Pekanbaru Soroti Rendahnya Partisipasi Jenjang Pendidikan Perguruan Tinggi
Asisten I Setdako Pekanbaru Masykur Tarmizi. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru mencatat capaian positif pada angka partisipasi sekolah, khususnya pada jenjang pendidikan dasar hingga menengah pertama. Namun, partisipasi pendidikan pada jenjang perguruan tinggi masih perlu ditingkatkan.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Masykur Tarmizi, Sabtu (4/4/2026), mengungkapkan, angka partisipasi sekolah untuk usia 7 hingga 12 tahun pada tahun 2024 mencapai 99,66 persen atau hampir menyentuh angka sempurna. Hal ini menunjukkan akses pendidikan dasar sudah sangat baik di Pekanbaru.
Pada kelompok usia 13 hingga 15 tahun, angka partisipasi sekolah tercatat sebesar 98,6 persen. Sementara itu, untuk usia 16 hingga 18 tahun mencapai 88,36 persen.
Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa program wajib belajar 12 tahun telah berjalan dengan cukup optimal. Bahkan, Masykur menilai hampir tidak ada lagi anak usia sekolah yang putus pendidikan pada jenjang wajib belajar.
“Secara umum, untuk usia wajib belajar 12 tahun, hampir seluruh warga Pekanbaru sudah mengenyam pendidikan,” katanya.
Meski demikian, Masykur mengakui bahwa partisipasi pendidikan pada jenjang perguruan tinggi masih relatif rendah. Untuk kelompok usia 19 hingga 24 tahun, angka partisipasi baru mencapai 59,7 persen.
“Khusus untuk pendidikan tinggi, ini yang masih perlu kami tingkatkan ke depan,” ucap Masykur.