Kepala DLHK Pekanbaru Reza Aulia Putra. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru terus memperkuat program pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat. Dalam waktu dekat, Pemko Pekanbaru akan menambah sejumlah titik Waste Station di berbagai kecamatan sebagai upaya mendorong budaya memilah sampah sejak dari sumbernya.
“Kami masih menunggu box Waste Station dari Toyota. Bantuan itu akan ditempatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kacamayang,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru Reza Aulia Putra, Senin (1/6/2026).
Pengadaan fasilitas Waste Station tidak menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Pemko menggandeng pihak swasta untuk mendukung pengadaan fasilitas tersebut di sejumlah lokasi.
Pemko Pekanbaru menargetkan penambahan sembilan titik Waste Station lagi yang akan tersebar di berbagai kecamatan. Pada tahap awal, enam Waste Station akan mulai dibuka di lahan milik pemko.
“Untuk tahap awal, enam Waste Station akan dibuka. Lokasinya antara lain di Kecamatan Binawidya, Rumbai, dan Tenayan Raya,” ujar Reza
Keberadaan Waste Station yang telah beroperasi di kawasan RTH Tunjuk Ajar Integritas, Jalan Ahmad Yani, mendapat sambutan positif dari warga. Setiap hari, warga datang menukarkan sampah anorganik untuk mendapatkan nilai ekonomi.
Program utama Pemko Pekanbaru adalah mendorong partisipasi masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah tangga. Karena itu, keberadaan Waste Station akan terus diperluas hingga menjangkau seluruh kecamatan.
"Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan. Program ini jugamenciptakan nilai tambah dari pengelolaan sampah," jelas Reza.