Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KSPPG) sangat berperan penting sebagai manajer utama dalam memastikan kelancaran pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). KSPPG memiliki tanggung jawab besar dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang muncul di SPPG.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya di Pekanbaru, beberapa waktu lalu, mengatakan, sebagai manajer, KSPPG dituntut mampu melakukan koordinasi, komunikasi, dan integrasi yang baik dengan seluruh mitra. KSPPG juga berperan memimpin operasional relawan di lapangan.
“KSPPG adalah supervisor garis terdepan dalam program ini. Keberhasilan program sangat ditentukan oleh kemampuan manajerial di tingkat lapangan,” ujarnya.
Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang telah mendapat perhatian luas dan dukungan dari pemerintah. Oleh karena itu, pelaksana di lapangan harus mampu menjaga kualitas layanan, terutama bagi para penerima manfaat seperti balita dan murid sekolah dasar (SD).
"Saya juga mendorong KSPPG untuk aktif menyosialisasikan program melalui media sosial. Keterbatasan akses informasi dari kelompok penerima manfaat perlu diimbangi dengan peran aktif para pelaksana program dalam menyampaikan informasi kepada publik," sebut Sony.
Ia mengingatkan pentingnya keharmonisan hubungan antara KSPPG dan mitra. Ketidakharmonisan berpotensi menghambat jalannya program dan berdampak negatif terhadap hasil yang ingin dicapai.
“Jika KSPPG dan mitra tidak kompak, program ini tidak akan berjalan optimal. Jangan sampai tujuan meningkatkan gizi justru terganggu oleh konflik internal,” tegas Sony.