Green Campus FEB UNRI Sejalan dengan Program Green City, Pemko Pekanbaru Dorong Kolaborasi Pengelolaan Lingkungan

6 Agustus 2026
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Istimewa.

Wawako Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru mengapresiasi penerapan program Green Campus di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Riau (UNRI). Konsep kampus hijau yang dikembangkan UNRI selaras dengan visi Pemko Pekanbaru dalam mewujudkan kota yang ramah lingkungan melalui program Green City.

Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar saat menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Program Studi S-1 Ekonomi Pembangunan di Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNRI, Kampus Binawidya, Jumat (31/7/2026).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Dekan FEB tentang konsep kampus hijau. Saat ini, pemko juga telah dikenal sebagai Green City. Ini luar biasa karena sejalan dengan arah pembangunan yang sedang kami wujudkan," katanya.

Komitmen Pemko Pekanbaru terhadap pembangunan berkelanjutan semakin diperkuat setelah dipercaya menjadi Ketua Green Cities Mayors' Council (GCMC) dalam kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Pekanbaru akan menjadi tuan rumah pertemuan para wali kota anggota GCMC IMT-GT. Pertemuan tersebut akan membahas berbagai inovasi dan program pengelolaan lingkungan yang diterapkan di wilayah Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

"Kota Pekanbaru telah dipercaya sebagai Ketua GCMC IMT-GT," ucap Markarius.

Pemko Pekanbaru telah menjalankan sejumlah program yang mendukung konsep Green City, di antaranya penataan sistem pengelolaan sampah, pengembangan teknologi konversi sampah menjadi energi listrik, serta penggunaan bus listrik guna menekan emisi karbon. Selain itu, Pemko Pekanbaru juga telah menerapkan program Green School di seluruh sekolah sebagai upaya menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sejak dini.

"Kami juga membangun kesadaran lingkungan melalui program Green School. Seluruh sekolah telah ditetapkan sebagai sekolah hijau. Kini, kami melihat UNRI juga telah menerapkan Green Campus," tutur Markarius.

Sementara itu, Dekan FEB UNRI Alvi Furwanti Alwi menyampaikan apresiasi kepada Pemko Pekanbaru atas berbagai capaian pembangunan, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan konsep kota hijau. Kawasan FEB UNRI berdiri di atas lahan seluas 10,5 hektare.

"Sekitar 3,5 hektare di antaranya merupakan kawasan hutan yang telah masuk dalam master plan UNRI sebagai hutan kampus. Kawasan tersebut akan terus dikembangkan melalui transformasi dari hutan sekunder menuju hutan primer," ungkapnya.