Jalan Lingkar dan Jembatan Siak V Jadi Prioritas, Wali Kota Pekanbaru Lobi Menteri PU

15 Agustus 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru mendorong percepatan pembangunan Jalan Lingkar Pekanbaru yang menghubungkan akses Tol Pekanbaru-Dumai dengan ruas Pekanbaru-Rengat. Pembangunan tersebut dinilai penting untuk membuka pusat pertumbuhan baru di Kota Pekanbaru.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Sabtu (15/8/2026), menyampaikan, ia melakukan pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo beberapa hari lalu. Dalam pertemuan tersebut, Agung menyampaikan sejumlah usulan pembangunan infrastruktur yang dinilai strategis bagi perkembangan Kota Pekanbaru.

"Karena memang beliau seperti sudah abang sendiri. Tentu punya hubungan emosional yang baik. Kebetulan kami sama-sama pendukung Presiden Prabowo dari Partai Demokrat, tentu komunikasinya lebih halus dan lebih lancar," katanya.

Salah satu usulan yang disampaikannya kepada Menteri PU adalah percepatan pembangunan Jalan Lingkar Pekanbaru. Nantinya, ruas tersebut menjadi penghubung antara Tol Pekanbaru-Dumai dan ruas Pekanbaru-Rengat.

Selain Jalan Lingkar Pekanbaru, Agung juga meminta pemerintah pusat segera merealisasikan pembangunan Jembatan Siak V di Kecamatan Tenayan Raya dan Rumbai Timur. Pembangunan jembatan tersebut telah menjadi harapan masyarakat Pekanbaru. Karena, Jembatan Siak V dapat memperkuat konektivitas antarwilayah.

"Kami meminta agar penghubung tol antara Pekanbaru-Dumai dengan Pekanbaru-Rengat, yaitu Jalan Lingkar Pekanbaru, segera dibangun. Termasuk juga Jembatan Siak V yang tentu sudah menjadi harapan semua masyarakat Pekanbaru," ucapnya.

Pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya bertujuan memperlancar mobilitas masyarakat. Lebih dari itu, keberadaan infrastruktur baru diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru. Diharapkan perkembangan Kota Pekanbaru tidak hanya terpusat di kawasan yang selama ini menjadi pusat aktivitas, seperti Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Nangka, dan Jalan Diponegoro.

"Kami ingin bagaimana pengembangan kota tidak hanya terpusat di Jalan Sudirman, Jalan Nangka, Diponegoro, dan jalan lainnya. Kami ingin Kecamatan Tenayan Raya juga menjadi bagian kota yang maju," pungkas Agung.