Pekanbaru Resmi Miliki TRC Aman 112, Layanan Darurat Terintegrasi Siaga 24 Jam
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mensimulasikan respon dari operato Tim Reaksi Cepat 112. Foto: Istimewa.. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Kini, Pemko Pekanbaru memiliki Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 sebagai upaya memperkuat layanan kedaruratan bagi warga. Layanan ini dapat dimanfaatkan warga untuk melaporkan berbagai kondisi darurat secara cepat dan terintegrasi.
Peluncuran TRC Pekanbaru Aman 112 dilakukan langsung oleh Wali Kota Pekanbar Agung Nugroho, Rabu (1/4/2026) petang. Kehadiran layanan ini menandai transformasi pelayanan publik yang lebih responsif dan terkoordinasi.
Agung menjelaskan, warga cukup menghubungi nomor 112 untuk mendapatkan layanan kedaruratan. Seluruh laporan yang masuk akan segera diteruskan ke instansi terkait untuk ditindaklanjuti sesuai dengan jenis kejadian.
“Cukup dengan menekan 112, laporan terkait kecelakaan, kebakaran, gangguan keamanan, hingga kebutuhan medis darurat akan langsung ditangani,” katanya.
Keberadaan TRC Pekanbaru Aman 112 merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan kehadiran pemerintah secara cepat saat menghadapi situasi darurat. Pemko tidak ingin lagi ada warga yang kebingungan harus melapor ketika terjadi kondisi darurat.
"Layanan ini melibatkan berbagai instansi dan organisasi perangkat daerah (OPD). Sehingga, koordinasi penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan efektif," ujar Agung.
OPD yang tergabung dalam tim Reaksi Cepat ini antara lain, Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan (Dinkes), dukungan dari TNI dan kepolisian.
"TRC Pekanbaru Aman 112 ini beroperasi selama 24 jam penuh guna memberikan perlindungan dan rasa aman kepada warga. Tim di lapangan telah dibekali dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat, khususnya terkait waktu respons. Agar, bantuan dapat tiba secepat mungkin di lokasi kejadian," jelas Agung.