Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer Tahun Ini
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru memastikan program perbaikan jalan rusak akan terus berlanjut pada tahun ini. Perbaikan tidak hanya difokuskan pada ruas jalan di pusat kota, tetapi juga menyasar jalan-jalan di kawasan pinggiran guna meningkatkan konektivitas dan kenyamanan warga.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Rabu (21/1/2026), mengatakan, pemko menargetkan pengaspalan jalan rusak dapat melampaui capaian tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu perbaikan jalan berhasil dilakukan sepanjang 42 kilometer, pengaspalan ditargetkan dapat melebihi angka tersebut pada tahun ini.
“Target perbaikan jalan rusak tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin. Kalau tahun lalu 42 kilometer, tahun ini harus lebih dari 42 kilometer,” ujarnya.
Perbaikan infrastruktur jalan merupakan salah satu program prioritas Pemko Pekanbaru pada tahun ini. Pemko telah menyiapkan alokasi anggaran khusus untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Saat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru mulai melakukan pemetaan terhadap ruas-ruas jalan yang mengalami kerusakan dan akan menjadi sasaran perbaikan. Proses ini dilakukan untuk memastikan penanganan jalan rusak berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.
Setelah pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), masih terdapat tahapan evaluasi di Pemprov Riau sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah. Setelah seluruh mekanisme tersebut rampung, pekerjaan fisik yang telah ditetapkan sebagai program prioritas akan segera dilaksanakan.
“Kami baru saja melakukan pengesahan APBD. Masih ada mekanisme evaluasi di Pemprov Riau, kemudian kembali ke DPRD hingga ditetapkan menjadi peraturan daerah. Setelah itu, baru kami memulai pekerjaan yang telah menjadi program utama pemko,” jelas Agung.
Program perbaikan jalan akan dilakukan secara berkelanjutan. Pada tahun lalu, Pemko Pekanbaru mampu melampaui target awal pengaspalan sepanjang 20 kilometer dengan realisasi mencapai 42 kilometer.
“Mudah-mudahan, seluruh target yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik,” harap Agung.