Pendidikan Anak Usia Dini di Pekanbaru Akan Digratiskan

17 Juli 2025
Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal. Foto: Istimewa.

Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru tengah menggagas kebijakan penggratisan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) negeri secara menyeluruh. Wacana ini merupakan bagian dari program wajib belajar 13 tahun yang dimulai sejak jenjang PAUD.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pekanbaru Abdul Jamal, Kamis (17/7/2025), menjelaskan, sekolah TK negeri sudah tidak memungut biaya pendidikan. Namun, masih ada sejumlah pungutan lain karena kebutuhan pendampingan khusus bagi anak-anak.

"Biaya tersebut bukan untuk uang sekolah, tetapi lebih kepada kebutuhan seperti makanan dan layanan pendamping lainnya. Namun, seiring dengan rencana pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencakup PAUD hingga SMP, ke depan semuanya akan digratiskan," katanya.

Program MBG akan mencakup sekolah negeri maupun swasta. Artinya, seluruh anak didik dari jenjang PAUD hingga SMP di Pekanbaru berkesempatan menikmati makan siang bergizi tanpa biaya.

Tak hanya fokus pada pembebasan biaya, Disdik Pekanbaru juga tengah mengembangkan Program PAUD Holistik Integratif (PAUD HI). Program ini bertujuan mengembangkan potensi anak secara menyeluruh, mencakup aspek pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak secara terpadu.

"PAUD HI merupakan pendekatan yang menekankan pemenuhan kebutuhan esensial anak secara simultan. Kami ingin memastikan anak-anak tumbuh sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia," ucap Jamal.

Sebagai bentuk kesiapan, Disdik Pekanbaru telah melakukan sosialisasi Program PAUD HI kepada jajaran internal, para guru, dan para pemangku kepentingan. Ke depan, peningkatan fasilitas dan pemenuhan delapan indikator utama akan menjadi bagian dari pengembangan PAUD Holistik Integratif di Pekanbaru.