Penduduk Siang Hari Membludak, Kebutuhan Layanan Kesehatan di Pekanbaru Meningkat
Asisten I Setdako Pekanbaru Masykur Tarmizi. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru mengungkapkan fenomena meningkatnya jumlah penduduk pada siang hari dibandingkan malam hari. Kondisi ini dipengaruhi oleh mobilitas masyarakat dari daerah penyangga yang bekerja di ibu kota Provinsi Riau tersebut.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Masykur Tarmizi, Sabtu (4/4/2026), mengatakan, banyak warga dari kabupaten sekitar seperti Kampar, Siak, dan Pelalawan yang beraktivitas di Pekanbaru pada siang hari. Meskipun secara administratif, warga tersebut tercatat sebagai penduduk daerah asal.
“Pada siang hari, jumlah penduduk Pekanbaru meningkat karena banyak masyarakat dari daerah sekitar datang untuk bekerja. Namun pada malam hari, mereka kembali ke daerah masing-masing,” ujarnya.
Jumlah penduduk Kota Pekanbaru mencapai sekitar 1,2 juta jiwa saat ini. Dengan angka tersebut, kebutuhan terhadap layanan publik, khususnya di sektor kesehatan, turut meningkat secara signifikan. Apabila hanya satu persen dari total penduduk tersebut membutuhkan layanan kesehatan setiap hari, maka terdapat lebih dari 12.000 orang yang memerlukan pelayanan medis, baik di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan milik pemerintah.
“Ini menunjukkan besarnya beban layanan kesehatan yang harus ditangani setiap harinya,” ujar Masykur.