Relokasi Pedagang ke Pasar Induk Pekanbaru Belum Dijadwalkan, Pembangunan Fisik Masih Berlangsung
Kepala Disperindag Pekanbaru Iwan Simatupang. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Rencana relokasi pedagang ke Pasar Induk Pekanbaru belum dapat dipastikan jadwal pelaksanaannya hingga kini. Hal tersebut disebabkan proses pembangunan fisik pasar induk yang masih berlangsung dan belum sepenuhnya rampung di sejumlah bagian.
“Kami datang ke lokasi untuk melihat sejauh mana persiapan relokasi ke Pasar Induk Pekanbaru kemarin,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru Iwan Simatupang, Selasa (27/1/2026).
Peninjauan tersebut difokuskan pada progres pembangunan fisik pasar induk. Hingga saat ini, relokasi pedagang belum dapat dilakukan. Karena, masih ada pekerjaan fisik yang harus diselesaikan oleh pengelola, PT Agung Rafa Bonai (ARB).
“Untuk relokasi memang belum bisa dilakukan. Saat ini, fokus utama adalah menuntaskan pembangunan fisik Pasar Induk Pekanbaru,” ujar Iwan.
Proses pembangunan fisik pasar induk masih tersisa sekitar sepuluh persen. Sejumlah bagian dinilai masih memerlukan perbaikan dan penyempurnaan sebelum pasar dapat difungsikan secara optimal.
"Saat ini, PT ARB masih melanjutkan pengerjaan dan penyempurnaan bangunan. Kami mendorong PT ARB untuk menggesa penyelesaian pembangunan fisik. Masih ada beberapa pekerjaan yang belum tuntas,” ungkap Iwan.
Pasar Induk Pekanbaru ini menyediakan sekitar 300 kios bagi para pedagang. Pemko menegaskan bahwa prioritas penempatan akan diberikan kepada pedagang yang berjualan sementara di belakang Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS).