Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru Dikukuhkan sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci

11 Januari 2026
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho (kanan) bersama Wawako Markarius (ketiga dari kanan) saat proses pengukuhan sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci di Gedung Dang Merdu. Foto: Istimewa.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho (kanan) bersama Wawako Markarius (ketiga dari kanan) saat proses pengukuhan sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci di Gedung Dang Merdu. Foto: Istimewa.

RIAU1.COM -Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar resmi dikukuhkan sebagai Pendekar Kehormatan Tapak Suci. Pengukuhan tersebut berlangsung dalam rangkaian Pelantikan Pengurus Pimpinan Wilayah XXV Tapak Suci Riau Periode 2025-2030 yang digelar di Menara Dang Merdu, Sabtu (10/1/2025).

Dalam sambutannya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas gelar kehormatan yang diberikan kepadanya bersama Wakil Wali Kota Markarius. Predikat sebagai pendekar kehormatan bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga mengandung tanggung jawab moral yang besar.

“Ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi kami. Kehormatan ini sekaligus pengingat bahwa pendekar sejati bukan hanya kuat menghadapi lawan, tetapi juga kuat dalam memegang prinsip,” katanya.

Gelar Pendekar Kehormatan Tapak Suci tersebut akan dijaga dan dimaknai dengan penuh tanggung jawab. Pemko Pekanbaru sangat terbuka untuk bersinergi dengan Tapak Suci dalam berbagai program pembinaan, khususnya yang berkaitan dengan penguatan karakter generasi muda.

"Saya berharap Tapak Suci dapat terus menjadi wadah pembinaan karakter, tempat lahirnya generasi muda yang tangguh, beriman, serta santun dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Agung Nugroho juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran Pengurus Pimpinan Wilayah XXV Tapak Suci Riau Periode 2025-2030 yang baru saja dilantik. Pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial atau pergantian kepengurusan semata.

“Pelantikan ini adalah amanah dan kepercayaan. Ini merupakan tanggung jawab besar untuk membawa Tapak Suci menjadi semakin maju dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” paparnya.

Tapak Suci tidak hanya mengajarkan bela diri, jurus, atau keterampilan di gelanggang. Lebih dari itu, Tapak Suci merupakan sarana pendidikan karakter yang menanamkan nilai disiplin, keberanian, kejujuran, serta akhlak mulia.

“Di tengah tantangan generasi saat ini, nilai-nilai inilah yang sangat kita butuhkan untuk membentuk sumber daya manusia yang berkualitas,” pungkasnya.