Selasa, 07 Desember 2021

PELALAWAN

Jadi Generasi Cari Aman di Jalan Raya, Siswa SMKN 1 Pangkalan Kerinci Dapat Ilmu Safety Riding dari CDN Riau

news24xx


Instruktur Safety Riding CDN Riau, Steven saat memberikan materi di SMKN 1 Pangkalan Kerinci Instruktur Safety Riding CDN Riau, Steven saat memberikan materi di SMKN 1 Pangkalan Kerinci

RIAU1.COM - Keselamatan berkendara adalah ilmu yang wajib diketahui oleh semua orang khususnya pengendara karena kapanpun dan dimanapun kecelakaan saat berkendara dapat menimpa siapa saja dan tidak memandang usia maupun profesi. 

Untuk itu PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) Riau berkomitmen untuk gencar menyebarkan ilmu keselamatan berkendara sepeda motor Honda #Cari_aman kepada semua lapisan masyarakat yang diwujudkan dengan kegiatan edukasi safety riding dengan 35 siswa SMKN 1 Pangkalan Kerinci, Selasa 28 September 2021 mengusung tema 'Generasi #Cari_Aman'.

Kepala Sekolah SMKN 1 Pangkalan Kerinci, Nurasiah M.Pd berterimakasih kepada PT AHM dan PT CDN telah memilih SMKN 1 Pangkalan Kerinci mendapatkan ilmu keselamatan berkendara untuk siswa/i baru. "Kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat bagi para pelajar terutama dalam hal keselamatan berkendara di jalan nantinya dan menjadi agen keselamatan berkendara di lingkungan sekolah bagi teman temannya," kata Nurasiah.

Baca Juga: Kata Syamsuar Tantangan ke Depan Luar Biasa, Generasi Muda Harus Dibekali Ilmu Alquran



MH02 | Bea dan Cukai

www.jualbuy.com

Nurasiah menambahkan, dalam berkendara bukan hanya cukup bisa saja mengendarai, namun juga harus mengetahui basic dasar dalam mengendarai sepeda motor. "Harapan kami semoga para siswa yang mengikuti edukasi ini menjadi paham dan mengerti tentang keselamatan berkendara sepeda motor Honda #cari_aman serta menjadi duta keselamatan di sekolah dan lingkungan," tambahnya.

Menggelar kegiatan dalam masa pandemi, tentunya para siswa SMKN 1 Pangkalan Kerinci yang mengikuti edukasi safety riding dari CDN Riau ini terpilih dan sudah vaksin, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai yang diajurkan oleh pemerintah.

Sebelum penyampaian materi peserta diajak mengikuti Pree Test Online guna mengetahui kemampuan terkait pemahaman tentang ilmu keselamatan berkendara, para peserta sangat antusias mengikutinya.

Instruktur Safety Riding Capella Honda Riau, Steven Vhs dalam materinya menyampaikan 3 faktor penyebab kecelakaan di jalan raya, yakni manusia, kendaraan dan lingkungan. Dimana faktor manusia jadi faktor utama penyebab kecelakaan di angka 90 persen dan di usia produktif antara usia 14 – 39 tahun.

Baca Juga: Satu Orang Guru Hafiz Setiap Desa di Pelalawan jadi Program Bupati Zukri

"Selebihnya adalah kendaraan 7 persen, lingkungan 3 persen. Selain itu Basic Skill juga sangatlah penting dalam mengurangi resiko kecelakaan seperti perlengkapan berkendara, pemeriksaan kendaraan, teknik menikung, mengerem, postur berkendara, postur berboncengan, teknik memprediksi bahaya saat berkendara di jalan raya dan arti slogan keselamatan berkendara sepeda motor Honda #Cari_aman," terang Steven.

Steven menambahkan, pihaknya tetap aktif menemani masyarakat dalam menghadirkan pengalaman berkendara yang aman dan sehat di masa pandemi. Selain penyampaian materi instruktur safety riding juga mengajak peserta untuk memperaktekkan teknik postur berkendara dan postur berboncengan yang aman dan selamat saat mengendarai di jalan raya.

"Di akhir acara para peserta mengikuti Post Test Online bagi peserta yang beruntung mendapatkan hadiah Souvenir yang sudah di siapkan oleh panitia, hal ini menambah motivasi bagi peserta," ungkapnya.

Terpisah, Jonny Winata selaku Sales Dept. Head PT CDN Riau mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen PT AHM dan PT CDN Riau dalam menyebarkan ilmu keselamatan berkendara serta memperkenalkan slogan Keselamatan berkendara sepeda motor Honda #Cari_aman kepada masyarakat. 

"Harapan kami dengan kegiatan safety riding ini dapat memberikan wawasan serta pemahaman bagi siswa siswi SMKN 1 Pangkalan kerinci tentang ilmu keselamatan berkendara dalam meraih impian nantinya di saat mereka berusia 17 tahun serta menjadi Duta keselamatan bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya, tentunya di jaman Pandemi ini para siswa siswi dapat menjadi generasi #Cari_Aman dimanapun," pungkasnya.





loading...
Loading...