Pemanfaatan Teknologi AI di SMAN 1 Pangkalan Kerinci Ditinjau Gubri

Pemanfaatan Teknologi AI di SMAN 1 Pangkalan Kerinci Ditinjau Gubri

31 Oktober 2023
Gubri Syamsuar sampaikan manfaat AI dalam pembelajaran sekolah

Gubri Syamsuar sampaikan manfaat AI dalam pembelajaran sekolah

RIAU1.COM - Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) pada pembelajaran SMAN 1 Pangkalan Kerinci Pelalawan ditinjau Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, Senin (30/10/2023).

Disampaikan Gubri, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menetapkan pada 2030 mendatang sekolah-sekolah harus memanfaatkan teknologi AI. Hal tersebut bertujuan untuk membantu proses pembelajaran.

"Kita belum sampai di 2030 tapi kita sudah berjalan duluan, jika itu tentang perkembagan sumber daya manusia maka kita pasti akan mengambil langkah yang cepat," kata dia.

Pada kesempatan itu, Gubri Syamsuar didampingi oleh Praktisi AI sekaligus Vice Rector for Research & Development Digital Advancement Osaka Japan & UICI, Indonesia, Prof. Dr. Eng Jaswar Koto. Dia merupakan anak jati Riau yang merupakan alumni SMAN 1 Pekanbaru yang bersedia meluangkan waktunya untuk berbagi ilmu pengetahuan demi kemajuan daerah Riau.

"Prof Jaswar ini orang besar, dengan ilmu yang beliau miliki akan membawa keberkahan dan kemajuan untuk generasi di masa yang akan datang karena lebih dulu mengenal pembelajaran AI dari daerah lain yang ada di Indonesia. Beliau juga sebagai Rektor Universitas Cindikia yang baru didirikan di Indonesia, khusus mengenai IT," sebutnya.

Loading...

Sementara itu, Prof. Dr. Eng Jaswar Koto meyakini, perkembangan Informasi Teknologi (IT) akan berkembang sangat cepat. Oleh karena itu, ia bersama Gubri Syamsuar memiliki visi yang sama untuk mengedukasi putra-putri Provinsi Riau mengenai AI.

"Kita patut bersyukur karena Gubernur Syamsuar memiliki kepedulian yang tinggi terhadap perkembangan pendidikan di Riau. Ini tentunya luar biasa, belum ada provinsi di Indonesia yang menerapkan pembelajaran berbasis AI, dan Riau adalah yang pertama," ucap Jaswar Koto.

"Perkembangan AI sudah memasuki sendi kehidupan kita, maka saya tidak ingin kita anak asli Riau ini nantinya hanya menjadi penonton, kita musti ikut berperan dalam perkembangan ini, sehingga nantinya dapat melanjutkan perkuliahan diluar negeri, dan mampu berkontribusi di perusahaan-perusahaan besar diluar negeri, juga menjadi petinggi di perusahaan yang ada di Riau ini, itu harapan kita," papar dia.*