Minggu, 09 Agustus 2020

RIAU

BLT untuk Masyarakat Pekanbaru 'Disunat', Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar: Kalau Tak Ketahuan, Lesap Duit ini

news24xx


Wakil Ketua DPRD Riau, Asri Auzar Wakil Ketua DPRD Riau, Asri Auzar

RIAU1.COM - Kisruh dugaan pemotongan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemprov Riau untuk masyarakat Kota Pekanbaru akhirnya sampai ke telinga Wakil Ketua DPRD Riau, Asri Auzar.

Politisi Demokrat Riau ini pun geram dengan kabar yang beredar tersebut dan meminta pihak penegak hukum mengusut tuntas dugaan pemotongan BLT itu.

Baca Juga: Kapasitas 1.200 Sampel per Hari, Labor Biomolekuler RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Sudah Periksa 30.189 Spesimen

www.jualbuy.com

"Uang yang diterima masyarakat dari BLT yang dianggarkan dari APBD. Lalu dipotong Rp50 ribu, itu besar bagi masyarakat," kesal Asri Auzar, Kamis 2 Juli 2020.

"Ini adalah tindakan korupsi, tidak bisa ditolerir. Pemprov juga jangan jadi hakim. Itu karena ketahuan, makanya katanya akan ditambahkan. Kalau tidak ketahuan tentu lesap duit ini. Jadi harus diusut tuntas," tegasnya.

Baca Juga: Pasien Anak-anak Positif Covid-19 di Riau Hanya 2,7 persen dari 706 Kasus

Seperti yang diketahui, masyarakat di Kota Pekanbaru dihebohkan dengan adanya dugaan pemotongan BLT dari Pemprov Riau untuk terdampak pandemi Covid-19.

Seharusnya masyarakan terdampak pandemi Covid-19 menerima BLT sebesar Rp300 ribu, namun realisasinya dipotong sebesar Rp50 ribu.





loading...
Loading...