Wabup Halim Dituding Pijar Melayu Abaikan Keselamatan Publik

30 September 2020
Rocky Ramadhani

Rocky Ramadhani

RIAU1.COM - Pijar Melayu, kelompok kajian strategis yang gawangi Rocky Ramadhani dalam pernyataan pers yang diterima redaksi, Selasa 29 September 2020 menyampaikan bahwa kabar H. Halim, Wakil Bupati Kuansing yang juga Calon Bupati dalam Pilkada Kuansing 2020 terpapar virus corona ternyata bukan isapan jempol belaka.

Kata dia dalam keterangan tersebut, setelah hasil pemeriksaan labor biomolekuler RSUD Arifin Achmad melakukan pengujian sampel swab, dan menyatakan hasilnya positif pada tanggal 27 September 2020. Adapun tes swab Halim dilakukan di RSUD Taluk Kuantan pada 23 September setelah merasakan keluhan kesehatan.

Tambah Rocky dalam keterangannya tersebut, kabar ini mengejutkan banyak orang, terlebih H. Halim diketahui menghadiri proses pencabutan nomor urut di KPUD Kuansing pada Kamis 24 September 2020 beberapa hari setelah Cabup yang diusung PDI Perjuangan ini melakukan swab mandiri. 

Rocky Ramadhani selaku Direktur Eksekutif Pijar Melayu menilai H. Halim terkesan mengabaikan keselamatan orang banyak dan berpotensi menjadi cluster baru penularan virus corona.

"Kita tentu prihatin dengan musibah yang menimpa beliau, sembari berdoa semoga segera diberi kesembuhan. Namun semestinya yang bersangkutan melaporkan hal tersebut kepada KPUD Kab. Kuansing meski hasil swab belum diketahui," ujar Rocky.

Menurut Rocky, secara moral semestinya H. Halim menghentikan sementara aktivitas politik dan menyampaikan secara jujur kondisi yang sebenarnya kepada kepada KPU sembari menunggu konfirmasi hasil lab. 

"Saya sudah konfirmasi langsung kepada Ketua KPU Kuansing dan membenarkan Halim tidak ada melaporkan hal tersebut kepada KPU," ujar Rocky lagi.

“Sudah berapa banyak orang yang berinteraksi dengan Wabup Halim dari mulai melakukan swab sampai keluar hasil. Hal ini dapat menjadikan cluster baru penyebaran Covid 19 di Kuansing. Halim tidak perlu khawatir menyampaikan kondisi kesehatan nya kepada publik, justru kalau dia jujur masyarakat akan lebih bersimpati," sambung Rocky.

"Kami menyayangkan sikap Halim yang tidak ksatria menyampaikan kondisi sebenarnya kepada masyarakat secara luas meskipun berpotensi mengancam keselamatan orang banyak. Semoga ini jadi pelajaran tentang kehati-hatian bagi semua kontestan pilkada di tanah Melayu Riau," pungkas putra Kuansing tersebut.