Rabu, 01 Desember 2021

RIAU

Ketua DPRD Riau Dukung Kebijakan Jokowi Turunkan Harga Swab PCR

news24xx


Yulisman Yulisman

RIAU1.COM -Pemerintah Jokowi sudah menetapkan harga Swab PCR Rp300 ribu dari sebelumnya Rp500 ribu. Penurunan harga PCR ini karna banyaknya keluhan dari masyarakat yang mahal. 

Baca Juga: Tolak RUU TPKS dan Cabut Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021, Kammi Gelar Aksi di DPRD Riau



MH02 | Bea dan Cukai

www.jualbuy.com

Untuk diketahui swab PCR menjadi syarat wajib saat melakukan perjalanan untuk semua moda transportasi di tanah air.

Menanggapi hal tersebut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau Yulisman menghormati dan mendukung kebijakan Presiden tersebut.

"Kita mendukung kebijakan Presiden soal Swab PCR,"ujar Yulisman. Selasa (26/10/2021).

Dikatakan Yulisman dengan menurunkan harga Swab PCR tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang sebelumnya dikeluhkan tersebut.

Karena bagaimanapun menurut Yulisman, kebijakan wajib swab PCR bagi yang melakukan perjalan baik udara, laut dan darat tersebut, merupakan upaya dari pemerintah sebagai antisipasi datangnya gelombang ketiga ancaman covid.

"Artinya upaya preventif sehingga tidak ada lagi lonjakan kasus, bisa diantisipasi lebih cepat dengan deteksi atau screening saat bepergian tersebut,"ujar Yulisman.

Yulisman berharap upaya ini tentunya harus didukung semua pihak dalam melawan ancaman covid di tanah air.

"Kita sudah melewati gelombang covid sebelumnya, tentu itu sudah menjadi pelajaran bagi kita, dan kita berharap kedepannya kasus ini tidak melonjak lagi dan kita betul-betul bisa kembali hidup normal,"ujarnya.

Baca Juga: Pemprov Riau Dapat Penghargaan Khusus Karena Berhasil Raih Opini WTP Selama Lima Tahun Berturut-turut

Terpenting lagi Yulisman juga mengingatkan kepada semua pihak untuk mendukung percepatan pelaksanaan vaksinasi di Riau yang saat ini masih dikisaran 37 persen dari 12 Kabupaten dan Kota di Riau.

"Mari kita dukung langkah pemerintah, termasuk vaksinasi, ini tugas kita bersama saling memberikan dukungan kepada pemerintah,"tutup politisi Golkar ini.

 





loading...
Loading...