Seperti Ini Gambaran Perkembangan Pendidikan Vokasi di Riau

7 Desember 2021
Asisten I Setdaprov Riau, Masrul Kasmy

Asisten I Setdaprov Riau, Masrul Kasmy

RIAU1.COM - Beberapa program sudah termuat atau melengkapi peta jalan pendidikan vokasi di Riau. Pertama adalah Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pendidikan vokasi. SPMI harus menjadi fundamental dalam menciptakan budaya mutu di institusi pendidikan vokasi.

Seperti itu dikatakan Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Riau, Masrul Kasmy menyampaikan perkembangan pendidikan vokasi di Riau saat ini.

Namun demikian, menurut dia, sistem penjaminan mutu eksternal seperti akreditasi belum sepenuhnya menggambarkan budaya mutu yang diharapkan. SPMI yang baik, kata dia akan mendorong terus tumbuhnya proses perbaikan yang berkelanjutan dalam berbagai proses pembelajaran di institusi pendidikan vokasi. 

"Sebagai modal awal, institusi pendidikan vokasi di Riau punya rekam jejak yang baik dalam mengimplementasikan SPMI ini," kata Masrul Kasmy, Selasa (7/12/2021).

Program yang kedua, sabun dia, adalah penguatan Lembaga Bursa Kerja Khusus (BKK) ataupun Pusat Karir yang ada di institusi pendidikan vokasi. Harus dipahami bersama bahwa karya utama dari sebuah institusi pendidikan adalah lulusannya.

"Institusi pendidikan vokasi harus mempunyai perhatian yang kuat terhadap para alumninya, apakah sesuai dengan kebutuhan stakeholder atau tidak," ujarnya. 

Tambah dia, lembaga pusat karir di institusi pendidikan vokasi menjadi sangat esensial, mulai dari melakukan penyiapan calon lulusan pembinaan karir, mediator penempatan kerja, termasuk juga yang penting adalah dalam kegiatan tracer study (penelusuran) terhadap alumni.

"Supaya relevan, link and match, institusi pendidikan vokasi tentu harus mempunyai data dan punya kemampuan dalam menelusuri keberadaan para alumninya," tutur dia.*