BPKP Riau Sumbang Kontribusi Rp435,73 Miliar bagi Keuangan Negara dan Daerah Tahun Lalu
Kontribusi BPKP Perwakilan Provinsi Riau terhadap keuangan negara dan daerah mencapai Rp435,73 miliar sepanjang tahun 2025. Foto: Surya/Riau1.
RIAU1.COM -Total kontribusi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau terhadap keuangan negara dan daerah mencapai Rp435,73 miliar sepanjang tahun 2025. Kontribusi tersebut terdiri atas sejumlah komponen, antara lain penyelamatan keuangan negara dan daerah sebesar Rp408,72 miliar, efisiensi pengeluaran daerah sebesar Rp20,91 miliar, serta optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp6,10 miliar.
Hal ini diungkapkan Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Riau Evenri Sihombing saat memaparkan hasil pengawasan lembaganya dalam rangka penyampaian Laporan Evaluasi Daerah (LED) kepada para kepala daerah di Balai Serindit, Gedung Daefah Riau, Kamis (5/3/2026).
"Nilai terbesar berasal dari hasil pengawasan yang bersifat represif, khususnya penanganan kasus-kasus korupsi yang terjadi di wilayah Riau. Kontribusi kami mencapai lebih dari Rp400 miliar," katanya.
Selain pengawasan represif, BPKP juga melakukan pendampingan kepada pemerintah kabupaten dan kota. Pendampingan tersebut bertujuan meningkatkan tata kelola keuangan daerah.
Sehingga, penggunaan anggaran dapat lebih efektif dan akuntabel. Sementara itu, optimalisasi pendapatan asli daerah yang mencapai Rp6,10 miliar merupakan bagian dari upaya mendorong peningkatan kinerja keuangan daerah di tengah keterbatasan kapasitas pengawasan.
"Saat ini, tim pengawasan kami masih terbatas. Hanya terdapat empat tim yang harus mengawasi 13 pemerintah daerah dengan cakupan penugasan pengawasan yang cukup luas," ujar Evenri.
Karena itu, BPKP berharap ke depan penguatan pengawasan dapat terus ditingkatkan. Hal ini guna mendorong efektivitas anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) di setiap daerah.
“Melalui pengawasan dan pendampingan ini, kami berharap pengelolaan APBD di daerah dapat semakin optimal serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.