OPD penerima penghargaan pengelolaan arsip terbaik di Riau
RIAU1.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberikan penghargaan kearsipan internal kepada delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pekanbaru pada Rabu (5/8/2026). Penghargaan kategori Sangat Memuaskan ini diserahkan untuk mendorong tertib administrasi dan penyelamatan arsip sebagai aset penting pemerintahan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Indra, menyebutkan bahwa Dinas Sosial berhasil mengumpulkan nilai tertinggi sebesar 97,98.
"Pada peringkat kedua ditempati Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Riau dengan nilai 97,77, sementara peringkat ketiga diraih Diskominfotik Riau dengan nilai 97,52," kata Indra.
Peringkat selanjutnya ditempati Inspektorat Daerah dengan nilai 95,53 dan Badan Pendapatan Daerah yang mengantongi nilai 94,50. Daftar delapan OPD terbaik tersebut dilengkapi oleh Badan Kepegawaian Daerah, RSJ Tampan, serta Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Selain lingkup OPD, Pemprov Riau juga mengumumkan hasil pengawasan kearsipan eksternal untuk tiga pemerintah kabupaten dan kota terbaik. Kota Pekanbaru meraih kategori Sangat Memuaskan dengan nilai 94,37, disusul Kabupaten Siak dan Kabupaten Rokan Hilir yang meraih predikat Memuaskan.
"Penyerahan penghargaan ini menjadi instrumen penting untuk memotivasi peningkatan mutu tata kelola arsip di daerah. Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh OPD dan pemerintah daerah untuk terus meningkatkan tata kelola kearsipan," terangnya.
Pemprov Riau menargetkan seluruh instansi mampu menerapkan standar pengelolaan arsip secara optimal di masa mendatang. Penerapan standar tersebut bertujuan agar seluruh arsip pemerintah daerah dapat terselamatkan dan mudah diakses saat dibutuhkan publik.
Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau, Ninno Wastikasari, mengapresiasi pencapaian penghargaan yang diraih oleh instansinya tersebut. Pihaknya juga berkomitmen untuk memperkuat budaya tertib arsip dengan melakukan pengembangan kapasitas sumber daya manusia internal.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola arsip sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang transparan. Ke depan, Bapenda akan terus memperkuat budaya tertib arsip serta meningkatkan kapasitas SDM dan sarana pendukung agar pengelolaan kearsipan semakin optimal," tandasnya.*