Era Digital, Bupati Bistamam Beri Pesan Penting pada UMKM Rohil

20 Juli 2026
Pembukaan Workshop Laporan Keuangan Digital, Desain Kemasan, dan Peningkatan Kualitas Produksi UMKM di Rohil 

Pembukaan Workshop Laporan Keuangan Digital, Desain Kemasan, dan Peningkatan Kualitas Produksi UMKM di Rohil 

RIAU1.COM - Bupati Rokan Hilir (Rohil) H. Bistamam mengingatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tidak tertinggal di era digital dengan menguasai pengelolaan keuangan digital, inovasi produk, dan pemasaran berbasis teknologi. 

Pesan itu disampaikannya saat membuka Workshop Laporan Keuangan Digital, Desain Kemasan, dan Peningkatan Kualitas Produksi UMKM di Aula IWAPI Rokan Hilir Bagansiapiapi, Ahad (19/7/2026).

Sinergi lintas sektor tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem pemberdayaan UMKM melalui peningkatan kompetensi, inovasi produk, serta penguatan tata kelola usaha yang berorientasi pada keberlanjutan.

Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Johny Custer, menegaskan bahwa penyelenggaraan workshop tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat peran UMKM sebagai salah satu pilar utama penggerak perekonomian daerah. 

Menurutnya, penguatan kapasitas pelaku usaha tidak lagi terbatas pada peningkatan kualitas produk semata, melainkan juga mencakup kemampuan mengelola bisnis secara profesional melalui penerapan sistem keuangan digital, pengembangan identitas produk melalui desain kemasan yang kompetitif, serta penerapan standar mutu yang mampu menjawab tuntutan pasar. 

"Kegiatan hari ini merupakan bentuk sinergi nyata antara IWAPI, Pemerintah Daerah, PT Pertamina Hulu Rokan, serta Politeknik Negeri Bengkalis untuk memaksimalkan pendampingan dan pembinaan agar UMKM Kabupaten Rokan Hilir mampu menjadi pelaku usaha yang tangguh dan berdaya saing," kata dia.

H. Bistamam, Bupati Rokan Hilir menyampaikan apresiasi atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut, sekaligus mengapresiasi kontribusi PT Pertamina Hulu Rokan yang secara konsisten mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program pengembangan UMKM. 

"Politeknik Negeri Bengkalis memiliki tanggung jawab menghadirkan ilmu pengetahuan, teknologi tepat guna, dan keahlian praktis yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk mendampingi UMKM agar berkembang secara berkelanjutan," ujarnya. 

Komitmen serupa disampaikan Manager Field Operation North PT Pertamina Hulu Rokan, Azumar Ridwan. Ia menegaskan bahwa selain menjaga ketahanan energi nasional, PHR juga berkomitmen menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan berbasis kebutuhan lokal.

Sepanjang tahun 2026, PT Pertamina Hulu Rokan telah melaksanakan 11 program Community Involvement and Development (CID) yang menjangkau 39 desa di sembilan kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir dengan sekitar 800 penerima manfaat langsung. 

Capaian tersebut meningkat sekitar 75 persen dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan semakin luasnya cakupan program pemberdayaan yang dijalankan perusahaan. Program-program tersebut meliputi penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan UMKM, pelatihan keterampilan, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan sektor perikanan, pemberian beasiswa pendidikan, hingga pelatihan sertifikasi tenaga kerja. 

Selain itu, PHR juga telah membentuk 16 kelompok usaha baru dan menyelenggarakan 66 kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat yang selaras dengan arah pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Rokan Hilir.*