Sempat Pingsan di Jalan, Pemuda Asal Rantau Prapat Sumut ini Mengaku Cari Kerja di Perawang dan Sudah 2 Hari Tak Makan

21 April 2020
Pemuda asal Sumut kembali pulih setelah pingsan di jalan Tualang

Pemuda asal Sumut kembali pulih setelah pingsan di jalan Tualang

RIAU1.COM - Warga Perawang sempat dihebohkan dengan adanya seorang pria tidak dikenal pingsan di Jalan Pelajar gang Pelajar 1, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Selasa 21 April 2020. Ternyata pria itu kelelahan dan kelaparan.

Pria itu bernama Nando berusia 25 tahun dari Rantau Perapat, Sumatera Utara (Sumut). Kepada petugas medis, ia mengaku ingin mencari pekerjaan di Kota Industri Perawang.

"Alhamdulillah, dia sudah membaik, namanya nando dari Rantau Perapat. Ia kelaparan karena sudah 2 hari tidak makan. Tadi kita sudah kasi obat dan 2 bungkus nasi juga sudah dihabiskannya. Sekarang dia sudah pulih kembali," jelas Kepala Puskemas Perawang Drg Nedra kepada Riau1.com.

Lanjutnya menjelaskan, dikarenakan pemuda tersebut tidak memiliki keluarga di Kecamatan Tualang, pihak puskesmas langsung menyerahkan pemuda itu ke pihak kepolisian untuk dikembalikan ke kampung halamannya.

"Tadi kita sudah serahkan kembali ke pihak kepolisian pak, kemungkinan akan kembali dipulangkan ke kampung halamannya," pungkasnya.

Sementara itu, Kanit Provos Polsek Tualang Aipda Andi Lala menuturkan, bahwa setelah berkoordinasi dengan Kapolsek Tualang Kompol Pribadi SH, pemuda yang mengaku bernama Mando itu diantar pulang kembali ke kampung halamannya menggunakan Bus umum.

"Tadi saya sudah koordinasi dengan bapak kapolsek, perintah dari bapak kapolsek kami menunggu di Puskesmas, karena nanti ada tokoh masyarakat yang menjemput pemuda tersebut dan diantarkan ke Terminal Tuah Sekawan Perawang guna dipulangkan kembali ke kampung halamannya," terang Kanit Provos Polsek Tualang.

Aipda Andi lanjut menjelaskan, hasil pemeriksaan yang disampaikan oleh pihak puskesmas Perawang, bahwa pemuda tersebut tida ada tanda-tanda terpapar Covid 19.

"Alhamdulillah, dari keterangan tim medis, yang bersangkutan tidak ada gejala Covid 19, melainkan karena kelelahan dan tidak makan selama dua hari. Pemuda itu tadi juga sudah diberikan uang saku untuk kembali pulang ke Kampung Halamannya," pungkasnya.