Jembatan penghubung daratan ke Pelabuhan Tanjung Buton di Siak, Riau ambruk hingga mengakibatkan satu unit mobil minibus hingga sepeda motor jatuh ke laut. Arsip Istimewa via Detikcom
RIAU1.COM - Jembatan penghubung daratan ke Pelabuhan Tanjung Buton di Siak, ambruk hingga mengakibatkan satu unit mobil minibus hingga sepeda motor jatuh ke laut, Senin (5/1) sore.
Bupati Siak, Afni Zulkifli yang menerima laporan langsung ke lokasi untuk memastikan kejadian serta tidak ada korban.
"Kami tadi sudah ke lokasi sama Pak Wabup, DPRD dan lainnya. Kami ingin memastikan tidak ada korban," ucap Bupati Afni kepada detikSumut, Senin (5/1).
Afni mengaku sudah berkoordinasi dengan KSOP selaku perwakilan dari Kementerian Perhubungan. Mengingat, lokasi itu dikelola oleh KSOP Kelas II Tanjung Buton dibawah Dirjen Perhubungan Laut.
"Kami juga tadi sudah koordinasi sama teman-teman KSOP atau perwakilan Kemenhub di lapangan. Ya kita terus bersinergi nanti bagaimana bisa ditangani karena ini juga dikelola oleh KSOP, tetapi berada di wilayah kita dan ada juga warga kita bekerja di situ 40-an orang," ujar Bupati.
Informasi diterima detikSumut, jembatan itu direkomendasikan ditutup sejak beberapa waktu lalu karena kondisiya miring.
Bahkan jembatan miring sejak 2024 lalu karena tak ada perawatan ketika dikelola PT Samudra Siak, BUMD Pemerintah Kabupaten Siak yang khusus mengelola di Kawasan Industri Tanjung Pelabuhan (KITB).*