Rabu, 01 Desember 2021

SUMBAR

Setahun Di Sumbar Bisa Mencapai 4 Ribu Warganya Terinfeksi Rabies Gigitan Anjing

news24xx


 Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy

RIAU1.COM - Selama setahun, rata-rata sebanyak 3.000-4.000 warga Sumatra Barat (Sumbar) terinfeksi rabies akibat gigitan anjing.

Baca Juga: Fasilitasi Anggota Dewan dengan Tablet Telan Anggaran Rp800 Juta, Ini Alasan Sekretaris DPRD Padang Panjang



MH02 | Bea dan Cukai

www.jualbuy.com

Dengan demikian, Sumbar juga menjadi salah satu provinsi dengan kasus rabies tertinggi di Indonesia.
 
“Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar memcatat rata-rata setiap tahun terjadi 3.000-4.000 gigitan anjing yang menyebabkan rabies. Dengan kasus kematian 2 sampai 14 orang setiap tahunnya,” kata Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Ahad (24/10/2021) seperti dimuat Langgam.id.

Wagub mengatakan, harus ada upaya antisipasi yang dilakukan karena rabies tidak bisa disembuhkan secara total namun bisa dicegah.

Menurut Audy, tingginya kasus rabies di Sumbar salah satunya disebabkan oleh kultur masyarakat dalam berburu hama babi menggunakan bantuan anjing.
 
“Antisipasi yang bisa dilakukan adalah dengan membawa hewan pemburu tersebut untuk mendapatkan vaksinasi rabies sehingga tidak menjadi penyebab menularnya penyakit,” ujarnya.

Sebab itu, lanjut dia, Pemerintah Sumbar saat ini menggandeng Persatuan Olahraga Buru Babi (PORBI) untuk melakukan sosialisasi pentingnya vaksin rabies.

Baca Juga: Berikut APBD Sumatera Barat 2022 yang Disepakati Gubernur dan DPRD

“Kita berharap PORBI juga ikut untuk mensosialisasikan pentingnya vaksinasi rabies bagi anjing peliharaan sehingga seluruh anjing yang memiliki pemilik bisa mendapatkan vaksin,” ujarnya.*





loading...
Loading...