Rabu, 05 Oktober 2022

ADVERTORIAL

Jambore TP PKK Pekanbaru Jadi Ajang Silaturahmi dan Lomba Kreativitas

news24xx


Pj Wali Kota Muflihun bersama Forkopimda beserta ibu-ibu dan penerima bantuan di kegiatan Jambore TP PKK Pekanbaru di halaman MPP, Rabu (7/9/2022). Foto: Istimewa.  Pj Wali Kota Muflihun bersama Forkopimda beserta ibu-ibu dan penerima bantuan di kegiatan Jambore TP PKK Pekanbaru di halaman MPP, Rabu (7/9/2022). Foto: Istimewa.

RIAU1.COM - Jambore Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) tingkat Kota Pekanbaru sukses digelar. Ribuan ibu-ibu PKK tampak hadir memadati halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, Rabu (7/9/2022). Ribuan ibu PKK ini berasal dari 15 kecamatan. 

Acara Jambore PKK Pekanbaru Tahun 2022 mengangkat tema "Melalui Jambore Tim Penggerak PKK Tingkat Kota Pekanbaru, Kita Cegah Stunting dan tingkatkan Kreativitas serta Eratkan Silaturrahmi Menuju Keluarga Tangguh dan Sejahtera".

Ketua TP PKK Raja Rilla Mustafa Muflihun dalam sambutannya mengatakan, Jambore PKK ini merupakan wadah silaturahmi dan bertukar pengalaman, wawasan, pengetahuan, serta pemberian penghargaan yang dapat memotivasi para kader untuk meningkatkan kinerja dalam menjalankan 10 program pokok PKK.

Selain itu, Jambore PKK ini juga dapat menjadi wadah dalam mengembangkan dan mengkreasikan sumber daya yang dimiliki dan belum tergali maksimal.

"Untuk hari ini peserta terdiri dari 15 tim PKK dari tiap kecamatan. Masing-masing TP PKK kecamatan mengirimkan 100 orang peserta," ujar Raja Rilla. 

Acara Jambore ini terdiri dari lomba tertib administrasi PKK yang telah digelar pada 1-3 September 2022. Lomba busana bordir Melayu, Lomba Yel-yel dengan tema stunting. Lomba penyuluhan dengan tema stunting. Lomba mendongeng dan Lomba Mars PKK.

Selanjutnya juga ada Lomba Bazaar Produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K). Penilaian defile (parade) dan pelaksanaan Jambore PKK terbaik di tingkat kecamatan. Para juri berasal dari Pemko Pekanbaru maupun pihak swasta.

"Kami juga melaksanakan pelayanan kesehatan gratis antara lain, pemeriksaan kesehatan, pemasangan alat kontrasepsi, vaksinasi Covid-19, Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), donor darah, dan pemberian vitamin C gratis bagi 50 pengunjung pertama," ucap Raja Rilla.

Di tempat yang sama, Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru Muflihun menyampaikan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan ibu-ibu PKK ini. Jambore ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya di tiap kecamatan.

"Pagi ini adalah pagi yang sangat berbahagia sekali. Kita bisa bersama-sama hadir dan berkumpul di halaman ini tentunya bersama ibu-ibu yang sangat kami banggakan dari 15 kecamatan," ujarnya.

Disampaikan Muflihun, Pemerintah Kota Pekanbaru juga bersinergi dengan ibu-ibu PKK. Karena tanpa suport ibu-ibu di 15 kecamatan tentunya pembangunan kota pekanbaru tak akan seperti yang diharapkan.

"Makanya peran serta ibu-ibu ini sangat mendukung dan sangat menunjang kemaslahatan kota pekanbaru. Kenapa saya katakan demikian? Karena program-program PKK ini jika kita urai maka hampir sama dengan program Pemko. Seperti ada sandang pangan, kesejahteraan masyarakat dan lain sebagainya," terang Muflihun.

 

Jika ini dilaksanakan dengan baik di 15 kecamatan, otomatis pelan-pelan ekonomi dan kesehatan masyarakat bisa jauh lebih baik. Apresiasi pantas diberikan kepada seluruh Tim PKK Kota Pekanbaru dan juga kecamatan/kelurahan. Ke depan diharapkan, TP PKK bisa terus melaksanakan kegiatan seperti ini.

"Kami percaya bapak ibu-ibu PKK sekalian ke depan kita bisa juga melakukan kolaborasi dengan ibu Persit ataupun Bhayangkari. Kita undang mereka ke sini untuk adakan lomba," ucap Muflihun. 

Semua elemen masyarakat diyakini bisa bersatu, terutama ibu-ibu PKK. Karena, ibu-ibu PKK ini akan mudah menyampaikan pesan-pesan pemerintah pada masyarakat.

Paket Stunting

Sebagai salah satu kontributor paket stunting, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Pekanbaru Alek Kurniawan mendukung penuh penyelenggaraan Jambore Kader PKK. Kegiatan ini sangat penting dilaksanakan.

Penyelenggaraan Jambore ini dalam rangka upaya mewujudkan program PKK serta program kerja Pj Wali Kota Pekanbaru, terutama dalam meningkatkan ketahanan pangan. Ujung tombak program TP PKK dan Pj Wali Kota adalah ibu-ibu yang selama ini juga menjadi perhatian serius Disketapang lewat Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).

"Ibu-ibu merupakan ujung tonggak kemandirian pangan di tingkat rumah tangga, sesuai dengan tema Jambore PKK tahun ini," ujar Alek.

Dalam kegiatan Jambore TP PKK itu dilakukan pendistribusian paket stunting. Dari 20 paket stunting yang dibagikan Pj Wali Kota Muflihun dan Ketua TP PKK Raja Rilla Mustafa, Disketapang juga turut menyalurkan beras, buah-buahan, dan sayur-sayuran seperti kangkung, pak coi, pepaya, dan tempe.

"Pangan adalah komponen dasar untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Kombinasi asupan berbagai jenis makanan dengan porsi tertentu harus sesuai dengan usia, jenis kelamin, berat badan, dan kondisi fisiologis," jelas Alek. 

Makanan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA) dapat memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh secara lengkap untuk hidup sehat, aktif, dan produktif. Hal yang terpenting adalah mencegah stunting seperti yang termaktub dalam tema penyelenggaraan Jambore PKK tahun ini. Makanya, paket yang disalurkan Disketapang pada pagelaran Jambore PKK Tahun 2022 adalah dalam rangka mendukung hal tersebut.

"Mari hidup sehat dengan menerapkan pola B2SA, beragam, bergizi seimbang dan aman. Itulah filosofi paket bantuan dari ini. Bantuan ini turut mendukung aksi pencegahan stunting," sebut Alek. (Advertorial).





loading...
Loading...