Cangkang Sawit Berserakan di Jalan, Wako Dumai Sidak Perusahaan Pengepul

Cangkang Sawit Berserakan di Jalan, Wako Dumai Sidak Perusahaan Pengepul

2 September 2022
Saat Sidak Wako Dumai

Saat Sidak Wako Dumai

RIAU1.COM - Wali Kota Dumai H. Paisal melakukan inspeksi mendadak (sidak) karena banyaknya laporan masyarakat terkait cangkang sawit yang berserakan di Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Putri Tujuh.

Sidak tersebut Wako lakukan di tiga perusahaan pengepul cangkang sawit yang beroperasi di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Dumai pertengahan pekan ini.

Tiga perusahaan cangkang yang disidak, di antaranya PT. Jatim Propertindo Jaya, PT. New Energy Developmen Dumai dan PT. Komodo.

Dalam sidak, Wali Kota Dumai bertemu langsung dengan masing-masing pengelola cangkang sembari mengingatkan agar tidak ada lagi cangkang berserakan di sepanjang jalan.

Menurut Wako, cangkang sawit yang berserakan dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara kendaraan bermotor roda dua. Selain itu merusak keindahan kota.

"Saya minta kepada pengusaha angkutan cangkang agar memberi alas pada bak mobilnya dan menutup lubang yang ada agar cangkang tidak berceceran di sepanjang jalan," ucapnya dalam kesempatan itu.

Dalam kesempatan sidak itu juga, di salah satu perusahaan cangkang, H. Paisal tampak memeriksa salah satu truk pengangkut cangkang yang dinilai melebihi kapasitas bak.

Loading...

Melihat itu, H. Paisal meminta sopir untuk membuka terpal mobil dan mendapati muatan cangkang melebihi kapasitas. Lalu, ia meminta sopir untuk merapikan muatan dan menutup bak mobil truk dengan terpal agar cangkang tidak berserakan dijalan.

Kepada Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, H. Paisal meminta, agar menindak tegas perusahaan yang memuat cangkang melebihi tonase.

"Nanti tolong ditindak tegas, perusahaan yang mengangkut cangkang melebihi tonase," tegasnya.

Hari ini, tambah Wali Kota Dumai, semua perusahaan cangkang sudah di surati. Mulai September 2022 kita tidak mau lagi melihat cangkang berserakan di jalan.

"Setelah disurati, apabila ada angkutan cangkang yang melebihi tonase sehingga mengakibatkan cangkang berserakan dijalan, maka mobil truk akan langsung kita tahan dan meminta mereka membongkar kelebihan muatannya lalu meratakan cangkang sesuai ketinggian bak," tegasnya lagi.*