Bupati Inhil Minta Pelaku Usaha Tutup Peluang Kemaksiatan

19 Februari 2026
Bupati Inhil, Herman

Bupati Inhil, Herman

RIAU1.COM - Mengharap kekhusyukan selama Ramadan, Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, terbitkan surat edaran untuk dipatuhi pelaku usaha dan pengurus musala/masjid.

Bupati inginkan, selama bulan Ramadan musala dan masjid membuka kesempatan seluas mungkin untuk umat, dapat meningkatkan amal ibadah.

"Saya imbau masjid dan musala dapat memfasilitasi kegiatan pesantren kilat, i'tikaf dan peningkatan ibadah sosial lainnya. Saya harap masyarakat dapat meningkatkan kualitas ibadah, sebagai bentuk syukur atas diberikannya kesempatan oleh Allah kita masih menjumpai Ramadan tahun ini," ujar Bupati Inhil saat melaksanakan salat tarawih perdana di Masjid Agung Al Huda, Tembilahan, Rabu (18/2) malam. 

Bupati yang hadir bersama Unsur Forkopimda, Ketua TP. PKK Katerina Susanti Herman, dan  pejabat terkait lainnya ini, juga menegaskan kepada pelaku usaha, untuk menghindari perbuatan yang bertentangan dengan ajaran agama. 

"Hotel, wisma, kos dan tempat penginapan lainnya harap perketat kedisiplinan. Untuk pemilik usaha tolong jangan sediakan alkohol, narkoba, perjudian dan sejenisnya yang bisa mengundang kemaksiatan. Kami juga sudah mengkaji, untuk tempat karoke, live musik dan hiburan lainnya ditiadakan selama Ramadan," tegas Orang Nomor Satu di Inhil tersebut. 

Sementara, bagi pemilik usaha rumah makan, dapat menjalankan aktivitas seperti biasa, namun dengan menghormati Umat Muslim yang berpuasa, dengan membentang tirai tertutup. 

"Mari sama-sama awasi semua aturan ini. Semoga kita dapat menjaga ketertiban selama Ramadan, agar ibadah lebih tenang dan suasan semakin kondusif," harap Herman.*