Festival Banjari di Inhil
RIAU1.COM - Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Tantawi Jauhari, menghadiri rangkaian kegiatan Festival Banjari dan Habsyi Se-Provinsi Riau yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Festival Banjari dan Habsyi yang berlangsung sejak 1 Januari 2026 tersebut berjalan dengan lancar, tertib, dan sukses, serta mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Sekda Tantawi Jauhari menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Festival Banjari dan Habsyi ini, sekaligus menyatakan rasa bangga dan haru atas antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Festival ini diikuti oleh sekitar 600 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sekolah, para santri, remaja-remaja Indragiri Hilir, hingga peserta dari Kabupaten Kampar serta Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.Menurutnya, seni Banjari dan Habsyi mampu menembus batas-batas wilayah serta menyatukan keindahan dalam keberagaman budaya dan tradisi Islam.
“Festival ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni Islami,” ujarnya.
Sambung dia, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berharap agar kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial semata, namun mampu memberikan makna yang mendalam serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menanamkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Melalui pelaksanaan festival ini, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berharap seni Banjari dan Habsyi dapat terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai bagian dari warisan budaya Islam yang kaya dan bernilai tinggi.
Selain itu, festival ini juga menjadi momentum yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi, saling bertukar pengalaman, serta menjalin persahabatan yang erat antar peserta dan masyarakat dari berbagai daerah.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Tantawi Jauhari juga mengajak seluruh hadirin untuk merenungi makna dan hikmah peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Peristiwa agung ini mengajarkan pentingnya shalat sebagai tiang agama dan landasan moral dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui perjalanan Isra Mi’raj, Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung dari Allah SWT untuk melaksanakan shalat lima waktu, yang menjadi kewajiban utama bagi umat Islam,” tutur dia lagi.*