Pemkab Inhil Ajak Masyarakat Biasakan Konsumsi Buah dan Sayur

8 November 2026
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Dwi Budianto dalam Gerakan Makan Buah dan Sayur

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Dwi Budianto dalam Gerakan Makan Buah dan Sayur

RIAU1.COM - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman, mengajak masyarakat membudayakan konsumsi buah dan sayur sebagai bagian dari pola hidup sehat sekaligus upaya mencegah stunting sejak dini. Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Gerakan Makan Buah dan Sayur dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 di halaman Gedung Eks Multiers, Jalan Suarna Bumi, Tembilahan, Minggu (8/11/2026) pagi.

Kegiatan mengusung tema Sehat untuk Semua tersebut dihadiri Bupati Inhil yang diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Dwi Budianto. Dalam kesempatan itu, Dwi Budianto membacakan sambutan tertulis Bupati sekaligus membuka secara resmi Gerakan Makan Buah dan Sayur Kabupaten Inhil Tahun 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Herman menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni peringatan HKN, melainkan momentum untuk mendorong perubahan kebiasaan hidup sehat yang dimulai dari lingkungan keluarga.

"Hari ini kita tidak hanya berkumpul untuk sebuah seremonial, kita berkumpul untuk sebuah gerakan perubahan. Perubahan dari isi piring kita, dari dapur kita dan dari kebiasaan anak-anak kita," ungkapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pemenuhan konsumsi buah dan sayur setiap hari. Masyarakat dianjurkan menjadikan keduanya sebagai menu wajib dengan minimal lima porsi sehari, terdiri dari tiga porsi sayur dan dua porsi buah.

Menurutnya, kebiasaan mengonsumsi makanan bergizi sangat penting bagi tumbuh kembang anak. Anak-anak yang cukup mengonsumsi buah dan sayur akan memiliki peluang tumbuh lebih optimal, lebih sehat, serta terhindar dari risiko stunting.

"Anak-anak kita adalah masa depan Indragiri Hilir. Anak yang cukup makan sayur dan buah akan tumbuh tinggi, lebih cerdas, lebih jarang sakit dan lebih semangat belajar. Sebaliknya, anak yang kekurangan sayur buah akan mudah lelah, mudah sakit, dan berisiko mengalami stunting. Stunting ini yang harus kita cegah," tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan juga ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Gerakan Makan Buah dan Sayur di Kabupaten Indragiri Hilir.

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam sehat bersama, dilanjutkan seremoni sambutan dan deklarasi. Setelah itu, dilakukan peninjauan stan pelayanan kesehatan yang menyediakan Cek Kesehatan Gratis (CKG), donor darah serta pelayanan kesehatan lainnya bagi masyarakat.

Selain pelayanan kesehatan, kegiatan turut diisi talkshow edukasi mengenai pentingnya konsumsi buah dan sayur dengan menghadirkan tiga narasumber, yakni Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang juga merupakan dokter spesialis anak, perwakilan Pokja IV TP-PKK Kabupaten Inhil, serta ahli gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI) Kabupaten Inhil.

Talkshow berlangsung interaktif. Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti diskusi dan memanfaatkan sesi tanya jawab untuk memperoleh informasi mengenai pemenuhan gizi serta penerapan pola makan sehat dalam keluarga.

Melalui momentum HKN ke-62 ini, Pemerintah Kabupaten Inhil berharap gerakan makan buah dan sayur tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagaimana pesan Bupati Herman, upaya membangun generasi yang sehat dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni membiasakan makan sayur dan buah setiap hari, dimulai dari rumah dan keluarga.*