Sekdakab Inhu Hendrizal, Kapolres Inhu Efrizal, Wakil Ketua II DPRD Inhu Suwardi Ritonga, Dirut PT SSR Hendry Endy, Ketua LAMR Inhu Zulkifli Gani, PJU Polres Inhu dan Plt Kades Talang Jerinjing Yeni Oktarianti foto bersama di areal Kampung Tangguh.
RIAU1.COM - Sekdakab Inhu, Hendizal memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Polres Inhu dan jajaran serta pihak terkait. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu mengapresiasi adanya program ini yang berdampak dan berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat petani tempatan.
"Pemkab Inhu akan mendukung rencana Polres Inhu dan jajaran, guna tercapainya program Jaga Kampung di setiap desa di wilayah Kabupaten Inhu," tandasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Inhu, H Suwardi Ritonga SH mengatakan, atas nama masyarakat Kabupaten Inhu khususnya warga Desa Talang Jerinjing, mengucapkan terima kasih kepada institusi Kepolisian.
Serta teristimewa kepada Kapolda Riau dan Kapolres Inhu atas dedikasinya dalam mewujudkan Program Ketahanan Pangan.
"Program Kampung Tangguh merupakan upaya nyata di dalam meningkatkan ekonomi masyarakat di saat Pandemi Covid-19, melalui pembinaan Kelompok Tani membangun Kampung Tangguh," kata Suwardi.
Suwardi berharap agar program ini menjadi simultan, yang berkelanjutan, untuk di contoh oleh desa-desa lain di Kabupaten Inhu. "Semoga Pak Kapolres Inhu tidak bosan menjadi motivator terhadap masayatakat," kata dia.
Salah seorang warga Desa Talang Jerinjing, Heni (40) mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Riau dan Kapolres Inhu yang telah mencanangkan dan melaksanakan Program Kampung Tangguh di desanya.
"Dengan adanya Kampung Tangguh ini telah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat tempatan dan kelompok tani," ujarnya.
Untuk di ketahui, Program Kampung Tangguh Nusantara di Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat telah memanfaatkan lahan seluas dua hektar. Lahan tersebut di tanami jenis tanaman palawija dan budi daya ikan.
Sejak program ini berjalan, para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Maju Bersama telah menghasilkan tanaman cabe merah sebanyak 7 ton, tomat 1,9 ton, bawang merah 0,8 ton, labu madu 1 ton dan pare 0,3 ton.