DLH Kampar angkut sampah di daerah penyangga
RIAU1.COM - Mengatasi masalah sampah di sejumlah desa penyangga, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kampar telah menyiapkan berbagai program jangka pendek maupun jangka panjang.
Kepala DLH Kampar, Aliman Makmur mengatakan, untuk sekarang diminta kepada seluruh desa penyangga di 2 desa di Kecamatan Tambang dan 6 desa di Kecamatan Siak Hulu untuk dapat membentuk kelompok sadar sampah.
"Langkah ini dibuat bersama dengan pemerintah desa bekerja sama dengan BUMD untuk menjadikan sampah ini sebagai sumber ekonomi, bagitu juga dengan penyediaan tempat sampah yang mobile pada satu titik," kata Aliman, Sabtu 25 Juli 2020.
"Walaupun saat ini ada kelompok masyarakat yang mengelola sampah di lahan 1 hektare, namun ini tentunya tidak memenuhi standar baik dari pengelolaan maupun dari kesehatan masyarakat," sebutnya.
Aliman menuturkan, untuk jangka panjang, pihaknya telah mempersiapkan lahan seluas 40 hektare di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung untuk pembangunan TPA regional yang modern dan profesional.
"Untuk TPA regional ini, kita telah melakukan komunikasikan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau maupun dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru," tuturnya.
"Selain itu kedepannya kita telah melakukan kajian dan analisis sehingga sampah dapat dijadikan sebagai penghasil uang dengan teknik pengelolaan sampah yang baik," pungkasnya.