Titik Terang Masalah Lahan Terdampak Jaringan Listrik di Pasir Sialang Kampar

31 Oktober 2026
Wakil Bupati Kampar, Dr Misharti, melakukan musyawarah bersama masyarakat

Wakil Bupati Kampar, Dr Misharti, melakukan musyawarah bersama masyarakat

RIAU1.COM - Wakil Bupati Kampar, Dr Misharti, melakukan musyawarah bersama masyarakat terkait lahan yang terdampak rencana pembangunan jaringan listrik di Kelurahan Pasir Sialang yang diselenggarakan di Aula Kantor Desa Laboy Jaya.

Pembahasan tersebut menjadi langkah penting untuk menyamakan persepsi antara pemerintah dan masyarakat, terutama terkait persoalan lahan yang terdampak rencana pembangunan jaringan listrik. Koordinasi dan komunikasi yang baik diperlukan agar setiap tahapan dapat berjalan tertib, transparan, serta memperhatikan hak-hak masyarakat.

Wakil Bupati Kampar Dr Misharti mendorong agar setiap persoalan dibahas melalui dialog dan musyawarah, sehingga kepentingan pembangunan dapat berjalan seiring dengan perlindungan hak-hak masyarakat.

Menurutnya, rencana pembangunan jaringan listrik membutuhkan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak terkait. Persoalan lahan dan mekanisme ganti rugi perlu dibahas secara cermat, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Saya berharap melalui musyawarah ini, berbagai persoalan yang muncul dapat menemukan titik terang. Dengan demikian, rencana pembangunan jaringan listrik dapat diproses secara baik tanpa mengabaikan aspirasi dan kepentingan masyarakat yang terdampak," kata dia.

Dalam pembahasan tersebut, disepakati bersama Camat Bangkinang, Babinsa dan Babinkamtibmas dan masyarakat, bahwa jalur jaringan listrik yang sebelumnya direncanakan melalui Laboy Jaya tidak lagi melibatkan wilayah tersebut, melainkan dialihkan ke Desa Suka Mulya, Kecamatan Bangkinang.

“Kesepakatan kita hari ini, jaringan listrik akan dilewatkan melalui Desa Suka Mulya. Panjangnya diperkirakan kurang lebih 3 kilometer, termasuk mempertimbangkan jalur jalan poros pemerintah. Insyaallah, dengan kesepakatan ini, listrik di kelurahan Pasir sialang ini sudah bisa segera menyala," papar dia.

“Untuk itu, Pemerintah berharap hasil musyawarah ini menjadi titik terang bagi percepatan pembangunan jaringan listrik sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan secara langsung.”tutup dia.*