Operasi Zebra di Anambas
RIAU1.COM - Polisi mencatat 23 insiden kecelakaan lalu lintas (laka lantas) terjadi sepanjang tahun 2025 di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatat 12 kasus kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Kepulauan Anambas, Iptu Zulfikar, menyebut kenaikan sebanyak 11 kasus itu menjadi indikator bahwa kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas masih perlu mendapat perhatian serius.
“Terjadi kenaikan 11 kasus dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan pemahaman masyarakat terhadap keselamatan berkendara masih kurang,” ujar Zulfikar, Senin (12/1) yang dimuat Batampos.
Ia menjelaskan, sebagian besar kecelakaan disebabkan oleh kelalaian pengendara, seperti tidak mematuhi rambu lalu lintas, berkendara dengan kecepatan tinggi, hingga perilaku ugal-ugalan di jalan raya.
Selain faktor kelalaian, Satlantas juga menemukan sejumlah pengendara yang terlibat kecelakaan dalam kondisi dipengaruhi minuman keras. Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Salah satu peristiwa yang menyita perhatian publik adalah kecelakaan yang menimpa seorang pria bernama Bos Bobi di Jembatan Selayang Padang, Tarempa.
Dalam kejadian tersebut, korban ditemukan menggelepar di tengah jembatan setelah terjatuh dari kendaraannya akibat kehilangan kendali.
“Saat ditemukan, korban diduga kuat berada dalam pengaruh alkohol sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraannya dengan baik,” jelas Zulfikar.
Meski jumlah kecelakaan mengalami peningkatan, Zulfikar menyebut dampak fatal kecelakaan justru menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah korban meninggal dunia dan korban luka berat pada 2025 tercatat lebih rendah dibandingkan 2024.
Selain itu, kerugian materiil akibat kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan. Jika pada tahun 2024 total kerugian mencapai Rp12,7 juta, maka pada 2025 turun menjadi sekitar Rp9,9 juta.
“Ini menunjukkan penanganan kecelakaan serta respons petugas di lapangan semakin baik,” tambahnya.
Ke depan, Satlantas Polres Kepulauan Anambas berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pencegahan kecelakaan melalui edukasi dan penegakan hukum yang tegas.
“Kami akan terus melakukan sosialisasi keselamatan berlalu lintas, penegakan hukum secara konsisten, serta meningkatkan patroli guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten Kepulauan Anambas,” tutup Zulfikar.*