Rabu, 27 Oktober 2021

MERANTI

Ada Dugaan Penyelewengan Anggaran Covid-19 di Meranti, Respon Bupati M Adil Mengejutkan

news24xx


Bupati Meranti, H. Muhammad Adil Bupati Meranti, H. Muhammad Adil

RIAU1.COM - Dugaan penyelewengan dana Covid-19 menjadi atensi kalangan penegak hukum di Kabupaten Meranti, Riau.

Baca Juga: Meranti Sebagai Kawasan Kepulauan, Dinilai Penting Ada Diklat Basic Safety Training Kapal Layar Motor



MH02 | Bea dan Cukai

www.jualbuy.com

Penanganan kasus ini kini diambilalih oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau sudah masuk tahap proses penyidikan.

Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Muhammad Adil mendukung tindakan pemeriksaan yang dilakukan oleh institusi kejaksaan dan kepolisian terhadap kasus ini, yang diduga melibatkan pejabat di lingkungan pemerintahannya.

Secara gamblang Adil seperti dimuat batamnews.co.id mengatakan, bahwa ia tak segan-segan memberikan sanksi tegas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam kasus korupsi.

"Saya kalau misalkan, maaf, (kalau) ada yang menjadi tersangka, putus saya "bantai'," tegas dia, Jumat (3/9).

Adil tampaknya tetap sportif terhadap segala bentuk pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak berwenang atas kasus yang diduga melibatkan pejabatnya. Baik itu mulai dari penyelidikan hingga penyidikan.
 
"Silahkan ditindaklanjuti sesuai aturan. Gak apa-apa, silahkan saja," katanya.

Tak hanya itu, tindakan tegas juga berlaku bagi pejabat yang berpotensi menghambat kinerja pemerintah. Dia akan terus mengevaluasi kemampuan seluruh ASN di Meranti.

Saat ditanya mengenai kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes), Adil mengaku masih sesuai dengan yang ia harapkan. Sebab, perlu diketahui, Dinkes menjadi OPD yang diintip oleh pihak berwenang terkait dugaan kasus korupsi dana Covid-19.

"Kayaknya, Dinkes semua pejabatnya paling pagi datang ke kantor. Sejauh ini kinerjanya (Dinkes) baik-baik saja," pungkas Adil.

Sebelumnya, Kapolres Meranti, AKBP Andi Yul Lapawesean menyatakan dalam kasus tersebut belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Prosesnya masih berlangsung hingga sekarang ini.

Baca Juga: Penerapan Jalan Satu Arah di Selatpanjang Menuai Keluhan dari Warga

Dia juga tidak mau berkomentar banyak mengenai perkembangan kasus tersebut. Baik itu mulai dari tahap penyelidikan hingga penyidikan.





loading...
Loading...