Rabu, 29 Januari 2020

NASIONAL

Penyelundupan Karena Pajak Naik? Ini Kata Bea Cukai

news24xx


Menteri BUMN, Erick Thohir dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani saat ekspos pengungkapan kasus penyelundupan moge dan sepeda mahal menggunakan pesawat Garuda Menteri BUMN, Erick Thohir dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani saat ekspos pengungkapan kasus penyelundupan moge dan sepeda mahal menggunakan pesawat Garuda

RIAU1.COM - Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Ditjen Bea Cukai Kemenkeu, Syarif Hidayat menyebut kasus penyelundupan barang mewah dengan pesawat terbang memang kerap terjadi.

Namun, ia membantah, jika maraknya penyelundupan tersebut, karena biaya pajak impor yang melambung. "Pajak yang dikenakan saat ini, sesuai barang yang dibawa ke Indonesia," ucapnya.

Baca Juga: 100 Rumah Sakit Disiapkan Rawat Pasien Virus Corona, Kemenkes: Belum Ada Positif di Indonesia

www.jualbuy.com

"Pastinya yang melakukan penyelendupan barang itu meraih keuntungan untuk dirinya sendiri," ungkap Syarif, dilansir Republika.co.id, Sabtu 7 Desember 2019.

Syarif menuturkan, banyak faktor yang membuat masyarakat menyelendupkan barangnya ke pesawat terbang.

"Diantaranya, permintaan dalam negeri, menghindar dari pajak, dan menghindar dari barang yang tidak boleh masuk ke Indonesia," tuturnya.

Baca Juga: Saat Jenderal Soedirman Ditawan Tentaranya Sendiri

Iklan Riau1

Menyoal kasus motor Harley dan sepeda Brompton di pesawat Garuda, ia mengaku tidak bisa diungkapkan secara terburu-buru karena membutuhkan bukti lebih banyak lagi.

"Pesawat Garuda Indonesia ini kan milik negara. Kami akan telusuri pelan-pelan kalau dari perusahaan Garuda Indonesia ada dewan auditnya," sebutnya.

"Dari situ kami akan ketahui fakta-fakta yang belum terungkap. Pokoknya satu-satu semua kami petakan. Tunggu saja perkembangan selanjutnya," pungkasnya.





Loading...