Kamis, 04 Juni 2020

NASIONAL

DKI Jakarta Segera Karantina Wilayah, Setelah Minta Ijin Jokowi

news24xx


Lockdown masih bukan pilihan/net Lockdown masih bukan pilihan/net

RIAU1.COM -Berbagai upaya dilakukan Pemprof DKI Jakarta untuk memerangi virus corona, setelah upaya Lockdown kandas. Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan kali ini akan melakukan karantina wailayah. Anies disebut telah meminta ijin Jokowi untuk melakukan hal tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh Menko Polhukam Mahfud Md. Mahfud menyebutkan surat tersebut bernomor 143 yang tertanggal 28 Maret 2020 atau hari Sabtu, dan baru diterimanya Minggu Sore atau 29 Maret 2020 kemarin."Isinya minta pertimbangan pemberlakuan karantina wilayah. Itu saja dulu," kata Mahfud saat dikonfirmasi wartawan, Senin (30/3), dilansir Merdeka.
Baca Juga: Sah, PTUN Putuskan Jokowi dan Kominfo Bersalah Karena Blokir Internet di Papua Barat

www.jualbuy.com

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan kajian terkait rencana adanya karantina wilayah di Jakarta. Sejumlah kajian juga akan dibahas melalui rapat terbatas (ratas) bersama pemerintah pusat.

Sebab kebijakan karantina wilayah tetap berada dalam kewenangan pemerintah pusat."Jadi berbagai opsi itu misalnya yang dilarang angkutan umum, pribadi, tidak termasuk (angkutan) barang. Itu opsinya bagaimana distribusi logistik dan opsi-opsi itu kita lakukan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI, Syafrin Liputo saat dihubungi Liputan6.com, Senin (30/3/2020).

Bila pelaksanaan karantina wilayah berjalan, dia menyatakan rencananya transportasi publik masih tetap beroperasi seperti biasanya. Hanya saja, lanjut dia, larangan diberlakukan untuk orang luar dilarang masuk wilayah Jakarta dan sebaliknya.

"Namanya karantina wilayah itu kan orang di Jakarta enggak boleh keluar dan dari luar enggak boleh masuk ke Jakarta," ucapnya.
Baca Juga: Sejarah Hari Ini: Pance F Pondan, Musisi yang Wafat Dalam Kondisi Tenar

Selain itu, Syafrin menyatakan terdapat opsi lainnya dalam pengajuan karantina wilayah. Yakni pertimbangan dilakukan hingga di kota-kota penyangga Jakarta.

"Ada interland Jakarta yang menjadi satu kesatuan wilayah namanya Jabodetabek. Sehingga perlu dipertimbangkan karantina wilayah apakah dalam Jakarta atau termasuk interlandnya," jelasnya.





loading...
Loading...