Sejarah 11 Oktober: Wafatnya Pangeran Antasari

11 Oktober 2020
Pangeran Antasari (Foto: Istimewa/internet)

Pangeran Antasari (Foto: Istimewa/internet)

RIAU1.COM - Pahlawan nasional Indonesia sekaligus menyandang gelar Sultan Banjar, Pangeran Antasari tepat hari ini tahun 1862 menghembuskan nafas terakhirnya.

Dia wafat di Bayan Begok, Murung Raya, Kalimantan Tengah, dikutip dari okezone.com, Minggu, 11 Oktober 2020.

Sebelum wafat, dia terkena sakit paru-paru dan cacar dan meninggal di tengah-tengah pasukannya tanpa pernah menyerah, tertangkap, apalagi tertipu oleh pasukan Belanda.

Semasa hidupnya, Pangeran Antasari dengan 300 prajuritnya pernah menyerang tambang batu bara milik Belanda di Pengaron.

Lalu menyerang pos-pos Belanda di Martapura, Hulu Sungai, Riam Kanan, Tanah Laut, Tabalong, hingga sepanjang sungai Barito sampai ke Puruk Cahu.

Belanda bukan tanpa perlawanan. Penjajah pernah mendapat bantuan Batavia dengan persenjataan moderen.

Membuat Pangeran Antasari terpaksa memindahkan pusat benteng pertahanannya di Muara Teweh.

Belanda juga berkali-kali membujuk Pangeran Antasari untuk menyerah, namun dia tak pernah sekalipun mau mengikuti perintah para penjajah.