Kamis, 23 Januari 2020

PEKANBARU

Harga Gas Elpiji 3 Kg Melambung Tinggi di Pekanbaru, Pertamina Beralasan Penyaluran Terkendala Jalan Macet di Duri

news24xx


Sales Manager Retail Pertamina Riau, Hendri Eko usai rapat dengar pendapatan bersama Komisi II DPRD Pekanbaru. Foto: Surya/Riau1. Sales Manager Retail Pertamina Riau, Hendri Eko usai rapat dengar pendapatan bersama Komisi II DPRD Pekanbaru. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru serta Pertamina, Kamis (5/12/2019). Rapat dengar pendapat ini merupakan sebagai tindak lanjut dari laporan-laporan masyarakat yang masuk.

Ketua Komisi 2 DPRD Kota Pekanbaru, Fathullah mengatakan, rapat dengar pendapat ini digelar untuk menindaklanjuti laporan-laporan masyarakat yang masuk. Saat ini, gas elpiji tabung 3 kg langka.

"Karena langka, harga jualnya antara antara Rp50 ribu sampai Rp60 ribu. Harga gas elpiji tabung 3 kg yang mahal itu akan mampu dibeli masyarakat miskin," ujarnya.

Baca Juga: Terima Tamu dari DPRD Dharmasraya, Sekretariat DPRD Pekanbaru Berikan Saran Soal Dinas Luar

www.jualbuy.com

Diharapkan, Pertamina bersama Disperindag Kota Pekanbaru meningkatkan pengawasan distribusi gas 3 kilogram. Pertamina diminta Kepada agar menyediakan stok gas elpiji di Pekanbaru.

"Pertamina berdalih kelangkaan terjadi karena terkendala macet di Duri,” ungkapnya.

Sementara itu, Sales Manager Retail Pertamina Riau, Hendri Eko menyanggupi untuk penambahan stok gas elpiji untuk wilyah pekanbaru dan sekitarnya. Menurutnya, kelangkaan terjadi karena kurangnya pengawasan pendistribusian gas elpiji 3 kg yang tidak tepat sasaran.

Baca Juga: Anggota DPRD Dharmasraya Sumbar Minta Saran ke DPRD Pekanbaru Terkait Peran Bamus

Iklan Riau1

“Kalau kami sifatnya melakukan pendistribusian dan penyaluran saja. Kelangkaan ini terjadi karena penyaluran mungkin tidak tepat sasaran,” ungkapnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan, Ingot Ahmad Hutasuhut mengakui bahwa pendistribusian gas elpiji 3 kg belum optimal saat ini. Kalau memang dari Pertamina ada ketegasan, maka Pemko Pekabaru akan menyiapkan regulasinya.

"Dengan begitu, penyaluran gas elpiji 3 kg sesuai dengan peruntukannya,” sebutnya.





Loading...