Rabu, 26 Februari 2020

PEKANBARU

Pasangan Mesum Digerebek Satpol PP Pekanbaru Sedang Berpelukan di Kamar Damon Butik Hotel

news24xx


Kepala Satpol PP Pekanbaru Agus Pramono saat menginterogasi empat remaja yang digerebek di dalam satu kamar hotel, Jumat (14/2/2020). Foto: Surya/Riau1. Kepala Satpol PP Pekanbaru Agus Pramono saat menginterogasi empat remaja yang digerebek di dalam satu kamar hotel, Jumat (14/2/2020). Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pasangan mesum digerebek petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru di Damon Butik Hotel, Jalan Hang Tuah, Jumat (14/2/2020) pagi. Tak hanya pasangan itu, dua laki-laki juga didapati di kamar tersebut.

Kepala Bidang Operasional (Kabid Ops) Satpol PP Pekanbaru Desheriyanto mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat. Disampaikan masyarakat bahwa ada anak usia sekolah masuk berpasang-pasangan ke Damon Butik Hotel di Jalan Hang Tuah.

"Laporan tersebut kami respon. Kami mendatangi salah satu kamar di hotel tersebut," ungkapnya.

Saat digerebek, tiga laki-laki dan satu perempuan di kamar yang sama. Remaja perempuan sedang berpelukan dengan seorang laki-laki. Sedangkan dua laki-laki duduk-duduk di sisi lain.

Baca Juga: Dispora Pekanbaru Gelar FGD Ranperda Kepemudaan, Zulfahmi: Banyak Usulan dan Masukan

www.jualbuy.com

"Awalnya kami mendapat kabar ada pasangan yang lain di kamar tersebut. Rupanya hanya empat orang ini," ujar Desheriyanto.

Ketika ditanya, hanya satu yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dengan modal KTP inilah, salah seorangnya menyewa kamar ke pemilik hotel.

"Mereka mengaku ada acara sebelumnya. Akhirnya, mereka beristirahat di salah satu kamar hotel itu," jelas Desheriyanto.

Baca Juga: Lunas Pembayaran Toko, 955 Pedagang Dipastikan Tempati STC Pekanbaru

Iklan Riau1

Pengakuan karyawan hotel, salah satunya yang menyewa kamar karena memiliki KTP. Sedangkan tiga orang lainnya masuk belakangan tadi malam. 

Saat ini, keempatnya sedang diperiksaoleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Setelah dimintai keterangan, keempatnya akan dibina dan dipanggil orangtuanya masing-masing.

"Kami tunggu hingga sore ini," imbuhnya.

Sedangkan pemilik hotel dijadwalkan dipanggil Senin nanti. Kebetulan manajemennya sedang berada di luar kota.





Loading...