Pasar Bawah Pekanbaru, Pasar Wisata Menjual Produk Lokal, Juga Dari Negeri Jiran

24 Agustus 2021
Pasar Bawah Pekanbafu/Net

Pasar Bawah Pekanbafu/Net

RIAU1.COM - Warga Kota Pekanbaru, bahkan Provinsi Riau pastinya tidak asing lagi kalau mendengar Pasar Bawah.

Pasar tradisional satu ini tercatat paling tua yang ada di Pekanbaru. Disebutkan dalam sejarah, pasar ini diperkirakan berdiri semenjak tahun 1700-an. Meskipun demikian, Pasar Bawah memiliki popularitas tinggi dikalangan masyarakat. Sehingga pemerintah menjadikannya pasar wisata.

Dirancang Raja atau Sultan ke-4 dari kerajaan Siak Sri Indrapura, Sultan Abdul Jalil Alamudin Syah. Kerajaan tersebut berada di daerah Senapelan, yaitu nama awal dari Kota Pekanbaru saat ini. 

Beragam barang dijual di pasar ini, mulai dari sayur-mayur, buah-buahan, kebutuhan pokok, hingga alat rumah tangga, mainan anak, pakaian, juga oleh-oleh.

Pasar Bawah ini berada di Jalan Saleh Abas yang terletak di kelurahan Kampung Dalam, Senapelan. 

Pasar Bawah ini memiliki empat lantai, yang mana Lantai pertama menjual aneka kuliner dari berbagi macam rasa. Kuliner tersebut antara lain seperti dodol durian, lempok durian, ikan salai baung, ikan asin, dan aneka hasil tangkapan laut lainnya. Sangat cocok untuk Anda yang suka makanan ringan.
 
Di lantai dua ada aneka aksesoris yang cocok untuk dijadikan cinderamata. Aksesoris tersebut seperti gelang, kalung, cicin, bross, dompet, guci, dll. Selain itu, bagi Anda yang akan menikah, tempat ini juga menyediakan souvenir pernikahan yang cantik-cantik loh.

Adapun macam-macam konveksi dan keramik yang juga dijual di lantai dua ini. Ada pula aneka makanan kemasan yang diimpor dari luar negeri seperti coklat khas Singapura dan Malaysia.

Sedangkan di lantai ketiga menyediakan aneka tas dan sepatu yang cukup fashionable. Cocok bagi Anda yang suka memadukan ootd (outfit of the day). Dalam hal ini ilmu negosiasi alias tawar menawar sangat diperlukan ya.

Lantai terakhir, yakni lantai empat menyediakan aneka pakaian dan alat elektronik. Diantaranya yaitu velg mobil, songket, bantal, sarung, gorden, dll. Di lantai ke-4 ini juga pernah terjadi kebakaran, yakni pada tahun 1999. kerugian yang dicapai pun tak sedikit, yakni belasan juta rupiah. Beruntungnya tak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Di pasar ini bisa menjumpai keramik dari china, tas asli italia, coklat asli Singapura dan Malaysia, karpet dari timur tengah, dan aneka pernak-pernik. Sangat cocok untuk buah tangan keluarga atau saudara di rumah.

Bagi yang mencintai produk lokal, tempat ini juga menyediakannya loh, baik makanan tradisional seperti dodol ataupun makanan modern. Selain itu, ada pula bros dengan miniatur pasar ini. Aneka pernak-pernik karya anak bangsa pun juga bisa Anda temukan untuk dijadikan cinderamata.

Tempat ini juga menyediakan oleh-oleh kuliner seperti keripik singkong dengan variasi rasa seperti asin, ori, dan pedas. Selain itu, Anda juga bisa membeli kue bolu kemojo.*