Pemko Pekanbaru Ajak Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Cegah Penularan HIV/AIDS

13 Juni 2026
Wawako Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Surya/Riau1.

Wawako Pekanbaru Markarius Anwar. Foto: Surya/Riau1.

RIAU1.COM -Pemko Pekanbaru mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran HIV/AIDS. Karena, persoalan HIV/AIDS masih menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar saat membuka Sosialisasi dan Edukasi Penanggulangan HIV/AIDS yang berlangsung di Perpustakaan Tenas Effendy, Jumat (12/6/2026).

"Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi generasi muda. Agar, mereka lebih waspada terhadap ancaman dan bahaya penularan HIV/AIDS yang masih mengintai di sekitar kita," katanya.

Persoalan HIV/AIDS masih menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama. Oleh karena itu, masyarakat, khususnya kalangan muda, harus memiliki pengetahuan yang cukup agar tidak mudah terjerumus ke dalam perilaku yang berpotensi menyebabkan penularan penyakit tersebut.

Salah satu faktor utama penyebaran HIV/AIDS masih berkaitan dengan pergaulan bebas dan hubungan seksual di luar pernikahan. Karena itu, ia mengimbau generasi muda untuk menjaga diri dan tidak terpengaruh oleh lingkungan yang dapat membawa dampak negatif bagi masa depan generasi muda.

"Saat ini, penularan HIV/AIDS bisa terjadi di mana saja. Sebagian besar kasus dipengaruhi oleh perilaku pergaulan bebas. Karena itu, generasi muda harus lebih berhati-hati dan menjaga diri," ujar Markarius.

Hingga saat ini, HIV/AIDS masih belum dapat disembuhkan secara total. Kondisi tersebut membuat upaya pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk menekan angka penularan. Selain menjaga kesehatan diri, generasi muda diingatkan agar tidak mengecewakan harapan orang tua yang telah berjuang membesarkan dan mendidik sejak kecil.

"Orang tua tentu akan sangat sedih apabila anak-anak mereka terjerumus dalam pergaulan bebas, terlebih jika sampai terpapar HIV/AIDS. Karena itu, jagalah diri dan masa depan dengan sebaik-baiknya," pesan Markarius.

Sementara itu, perwakilan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Pekanbaru Farid Rahman Dinata mengajak generasi muda untuk menjadi pribadi yang cerdas dan memiliki pemahaman yang benar mengenai HIV/AIDS. Masyarakat masih sering memberikan stigma dan perlakuan diskriminatif terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA).

"Padahal, yang harus dilawan adalah virusnya, bukan orang yang mengidap penyakit tersebut. Mari kita ubah cara pandang itu. Musuhi virusnya, bukan orangnya," tegasnya.